3 Kelemahan Utama UKM di Indonesia

Jumat, 01 Juli 2016 – 09:21 WIB
Ilustrasi. Foto: Radar Sukabumi

jpnn.com - SURABAYA - Direktur Enterprise and Business Service Telkom Muhammad Awaluddin menjelaskan, terdapat tiga kelemahan UKM. Yakni, capital atau akses permodalan, commerce atau pemasaran, dan competence atau kompetensi UKM dalam bersaing secara global.

Di Indonesia saat ini terdapat 57 juta UKM. Dari angka tersebut, mayoritas merupakan UKM nelayan dan petani. Di sisi lain, tujuh juta di antaranya merupakan UKM umum.

BACA JUGA: Telkom Berani Target Pemasukan Rp 30 Triliun

Di Surabaya saat ini tujuh kampung UKM digital sudah terealisasi dari target sepuluh kampung sampai akhir 2016. ’’Kami membidik segmen ini karena kekuatan ekonomi UKM di Indonesia cukup besar, tetapi pengelolaannya masih ndeso,’’ terangnya.

Saat ini, Jawa masih berkontribusi 60 persen dari total pelanggan dari segmen UKM. Sisanya tersebar di luar Jawa seperti Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan. Tahun depan Telkom membidik 1.000 kampung UKM digital.

BACA JUGA: Ekspor Meningkat, Perhiasan Selamatkan Perekonomian

Di sisi lain, PT Telkom membidik pemasukan dari lini bisnis enterprise dan business service yang sangat besar pada 2016. Tak main-main, nominalnya mencapai Rp 30 triliun.

Sumbangan terbesar saat ini masih berasal dari segmen korporasi dengan porsi 57 persen. Awaluddin menyatakan, pertumbuhan tertinggi justru ada di segmen UKM.

BACA JUGA: Tax Amnesty Berlaku, BRI Siapkan Banyak Produk Investasi

’’Jadi, kami terus lakukan edukasi meski saat ini size-nya masih kecil,’’ katanya setelah peluncuran kampung UKM Digital Karang Pilang. (vir/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kembangkan Bisnis, Semen Indonesia Gandeng Pelindo I


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler