3 Perampok Bank Ditangkap, Dor..Dor! 1 Tewas Dramatis

Sabtu, 18 Maret 2017 – 07:23 WIB
Ilustrasi. Foto: pixabay

jpnn.com, GOWA - Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan menangkap kawanan perampok bank di Pakkato, Kabupaten Gowa. Penggerebekan ke salah satu kediaman tersangka berlangsung dramatis.

Saat itu, hari baru berganti, Rabu (15/3) ke Kamis (16/3). Jarum jam menunjuk pukul 01.30 Wita. Polisi mengepung sebuah rumah, kediaman Ali alias Pesek (27). Salah satu tersangka kasus perampokan nasabah bank. 

BACA JUGA: Ngeri! Perampok Sudah Ditangkap Bacok Punggung Polisi

Mengetahui kehadiran petugas di sekitar rumahnya, tersangka bukannya menyerah. Sebaliknya, dia melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan sebilah parang. Senjata tajam itu diayunkan ke tubuh salah seorang polisi dan tepat mengenai sasaran. Untung aparat yang ditebas itu menggunakan body vest.

Bukannya berhenti menyerang, Ali kian membabibuta. Petugas mencoba tindakan persuasif dan meminta tersangka menyerahkan diri. Namun upaya itu tak berbuah hasil. Dor...Dor...Dor! Tiga peluru dilepaskan ke udara. Lagi-lagi itu tak digubris Ali. Dia tetap saja menyerang.

BACA JUGA: Jadi Tetangga Pak Tito Karnavian Bukan Jaminan Aman

Polisi yang merasa terdesak dan keselamatan jiwanya terancam langsung mengambil tindakan tegas. Moncong bedil diarahkan ke bagian tubuhnya. Dor…Timah panas menerjang Ali. Seketika itu juga dia jatuh tersungkur bersimbah darah.

Petugas kemudian mengevakuasi Ali ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun di tengah perjalanan ia mengembuskan napasnya yang terakhir.

BACA JUGA: Perampok Ditangkap setelah Baku Tembak dengan Polisi

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan untuk mengejar dua rekan Ali. Identitas mereka telah dikantongi. Pengejaran yang berlangsung pukul 03.00 Wita itu menyasar tersangka Iwan (42). Beralamat di Jalan Sungai Sadaang Baru, samping SPBU, Kota Makassar. Iwan berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Dalam interogasi, ia mengakui perbuatannya melakukan perampokan bersama sejumlah rekannya.

‘Nyanyian’ Iwan ditindaklanjuti. Seorang teman komplotannya bernama Maskur alias Mas (24), dikejar. Tim khusus meringkus warga Jalan Abdul Kadir, Makassar ini ketika tengah berada di rumah kosnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, kemarin mengkonfirmasi pengungkapan kasus ini. Tiga anggota komplotan perampok nasabah bank ditangkap di tempat berbeda.

”Ketiganya merupakan residivis tahun 2006. Saat ditangkap mereka melakukan perlawanan. Satu diantaranya tewas ditembak. Ia melawan petugas,” jelas Dicky.

Sebenarnya, menurut Dicky, anggota komplotan ini lebih dari tiga orang. Polisi masih berencana untuk mengejar pelaku lainnya. Namun karena tersangka yang hendak diamankan mencoba melakukan perlawanan, terpaksa dilumpuhkan pula dengan pelor. Kemudian dikawal saat dievakuasi ke RS Bhayangkara. Keduanya terkena tembakan pada bagian kaki.

Dalam catatan kepolisian, komplotan ini berjumlah enam orang. Setelah tiga orang dilumpuhkan, tiga lainnya kini dinyatakan buron dan dalam pengejaran.

Kawanan ini dilaporkan ke Polres Pangkep tanggal 10 Maret 2017 oleh korban yang mengalami kerugian Rp50 juta. Kemudian dilaporkan juga di Polres Polman, Sulawesi Barat pada 17 November 2016 dengan kerugian Rp45 juta.
Laporan di Polres Pinrang, lokasi kejadian berlangsung di depan Mapolres Pinrang. Kerugian korban Rp200 juta.

Selain melumpuhkan ketiga tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya tiga unit sepeda motor. Masing-masing satu unit Yamaha Mio warna putih merah bernomor polisi DD 3216 XX. Satu unit Yamaha Mio M3 warna hitam DD 6114 QU. Suzuki Satria FU warna ungu DD 5742 MG. Serta sebilah parang. (ish/rus/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahasiswi Cantik dan Ibunya Diperkosa Perampok Sadis


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler