4 Penyebab Gagal Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar

Kamis, 09 November 2017 – 07:45 WIB
Prof. Zudan Arif Fakrulloh (tengah). Foto: Gorontalo Post/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Meski baru berjalan beberapa hari, program registrasi ulang kartu SIM prabayar dinilai berhasil.

Sebab, dampak kewajiban registrasi tersebut tdiak hanya positif kepada pengguna seluler, namun lebih luas lagi. Secara langsung masyarakat semakin peduli dengan dokumen kependudukan.

BACA JUGA: Registrasi Simcard, Jangan Sebar KK di Dunia Maya

’’Sejak ada registrasi, masyarakat mulai aware (peduli). KK saya disimpan di mana ya. Atau, oh iya, kemarin KTP saya jaminkan untuk sewa mobil,’’ terang Dirjen kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh kemarin (8/11).

Selama ini, dokumen kependudukan, terutama KK, acapkali disepelekan oleh masyarakat karena merasa cukup hanya bermodal KTP.

BACA JUGA: Operator Siapkan Antisipasi Registrasi pakai Data Curian

Zudan menuturkan, ada beberapa sebab pengguna kartu prabayar gagal saat registrasi. Pertama, KK sudah tidak valid. Sebab, nomor KK bisa berubah sesuai kondisi.

Misalnya saat pindah domisili, atau kepala keluarga meninggal, maka nomor KK akan berubah.

BACA JUGA: Ada Potensi Registrasi Simcard pakai Identitas Orang Lain

Kedua, NIK dan nomor KK diblok karena datanya ganda. Ketiga, pelanggan tersebut keliru mengisi angka NIK atau nomor KK.

Karena itu, tidak berlebihan bila tingkat kegagalan registrasi mencapai 20 persen.

Keempat, dalam hal data ganda misalnya, ada orang di Jakarta Timur yang gagal registrasi meski NIK dan nomor KK-nya cocok.

Rupanya, NIK dan nomor KK itu tidak terdata di sistem informasi administrasi kependudukan. Sebab, nomor itu dipakai saat dia tinggal di Kaltim.

Saat ini, dia tinggal di Jaktim dan mendapatkan e-KTP dengan data Jaktim yang NIK dan KK-nya baru.

Zudan menjamin tidak ada satu orang pun yang bisa membuat E-KTP lebih dari satu kali. Datanya pun dipastikan hanya satu.

Parahnya, sejumlah pihak berdata ganda itu mengeluh di media sosial bahwa dia gagal registrasi. Padahal yang terjadi, dia memasukkan NIK dan KK palsu. ’’Kan saya tidak perlu bertanya, bapak punya KK berapa,’’ kelakar Zudan. (byu)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Akui Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar Belum Sempurna


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler