5 Hal yang Wajib Diperhatikan dalam Memilih Aplikasi Persediaan Barang untuk Bisnis

Jumat, 24 Juni 2022 – 21:39 WIB
Persediaan barang untuk bisnis bisa dikelola melalui aplikasi. Foto: tangkapan layar Jurnal by Mekari

jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Bisnis tidak selalu berurusan dengan penjualan dan pemasaran, tetapi juga harus memantau stok produk yang tersedia.

Kehadiran aplikasi persediaan barang membuat kegiatan inventaris stok produk semakin lancar.

BACA JUGA: Ini Aplikasi Persediaan untuk Manajemen Perusahaan, Banyak Keuntungannya

Bukan hanya itu, aplikasi ini bisa meminimalkan kesalahan input data stok barang karena bersifat otomatis.

Strategi Persediaan Barang Dagang

BACA JUGA: 3 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Lapor Pajak Online, Nomor 1 Keamanan Data Terjamin

Berikut ini terdapat beberapa cara yang dilakukan perusahaan dagang untuk mengatur dan mempersiapkan persediaan barang dagang mereka loh. Dibawah ini penjelasannya!

  • Lot Size Inventory (Bath Stock)

Istilah ini berarti pengadaan persediaan barang dagang dalam jumlah besar melebihi perkiraan kebutuhan yang ada pada saat ini. Hal ini dilakukan untuk memanfaatkan potongan harga dan ongkos pengiriman persediaan barang dagang. Biasanya supplier memberikan potongan harga dan ongkos pengiriman per unit menjadi lebih murah apabila pembelian barang dilakukan dalam jumlah yang besar.

BACA JUGA: 5 Tips Cerdas Memilih Aplikasi Laporan Keuangan, Perhatikan ya

  • Fluctuation Stock (Stok Fluktuasi)

Sesuai namanya, fluctuation stock adalah pembelian persediaan barang untuk menghadapi kemungkinan terjadi fluktuasi permintaan dari pelanggan yang sulit diperkirakan. Pengadaan ini lebih bersifat berjaga-jaga terhadap permintaan konsumen yang tiba tiba melonjak secara drastis dan tidak diprediksi sebelumnya. Ketika permintaan meningkat tapi, stok persediaan tidak mencukupi, maka itu adalah kerugian bagi perusahaan.

  • Anticipation Stock (Persediaan Antisipasi)

Adalah pembelian persediaan barang untuk menghadapi lonjakan permintaan dari konsumen yang bisa diramalkan atau telah diperkirakan. Biasanya pedagang menggunakan perkiraan dari pola konsumsi masyarakat sepanjang tahun yang umum terjadi. Contoh sebulan atau dua bulan sebelum hari raya idul fitri, pedagang pakaian umumnya telah membeli persediaan dalam jumlah besar karena sudah bisa diprediksi bahwa mendekati lebaran permintaan pakaian akan melonjak secara drastis. Maka, pedagang akan menyetok pakaian untuk berjaga jaga agar tidak kekurangan barang.

  • Persediaan Konsinyasi

Barang konsinyasi adalah persediaan yang ditempatkan atau dititipkan ditempat lain untuk dijual. Bisa ditempatkan di tempat agen, cabang, atau mitra usaha. Dalam bahasa yang lebih singkat, yaitu titip barang untuk dijualkan. Konsinyasi adalah salah satu strategi penjualan yang banyak dilakukan dan tempat yang dititipi barang akan mendapatkan komisi apabila barang tersebut laku terjual.

Pencatatan Akuntansi Persediaan Barang Dagang

Tahukah kamu bahwa pencatatan persediaan barang dagang adalah pencatatan atas semua transaksi yang berkaitan dengan persediaan barang dagang. Apa saja transaksi yang bisa mempengaruhi persediaan barang? dan bagaimana jurnal transaksi persediaan barang dagang?
 
Pembelian barang dagang untuk menambah persediaan barang dagang.

Biaya angkut pembelian adalah semua ongkos kirim yang dibayarkan untuk mendatangkan barang dagang dari tempat supplier sampai ke gudang/tempat pembeli. Yang dimaksud biaya angkut termasuk biaya bongkar muat dan asuransi pengiriman (bila ada). Namun ada pembelian dimana ongkos kirim menjadi tanggung jawab pihak supplier.

Terdapat istilah yang cukup penting yang berhubungan dengan pengiriman barang.

  • FOB Shipping Point

Free on Board (FOB) shipping point adalah barang akan menjadi milik pembeli jika barang telah keluar dari tempat/gudang penjual. Jadi, biaya pengiriman adalah tanggung jawab pembeli.

  • FOB Destination Point

Berarti barang akan menjadi milik pembeli jika barang telah sampai ke gudang pembeli. Selama perjalanan pengiriman, barang masih milik dan tanggung jawab penjual. Jadi, biaya pengiriman adalah tanggung jawab penjual (supplier)

  • Return Pembelian

Istilah return pembelian berarti pengembalian semua atau sebagian persediaan barang dagang kepada supplier. Return pembelian biasanya terjadi karena barang yang dipesan tidak memenuhi spesifikasi seperti yang diminta. Kondisi ini bisa disebabkan karena barang cacat, atau ukuran, bahan dan warna tidak sesuai permintaan.

  • Potongan Pembelian

Berupa potongan atau diskon yang diperoleh akibat pembelian persediaan barang dagang. Biasanya potongan diberikan apabila perusahaan melakukan pembelian persediaan barang dalam jumlah yang besar.

  • Penjualan Barang Dagang

Persediaan akan berkurang karena barang dagang telah laku terjual.

  • Biaya Angkut Penjualan

Berarti biaya yang dikeluarkan untuk mengirim barang dagang yang sudah terjual hingga barang tersebut sampai ke tempat konsumen.

  • Return Penjualan

Sesuai namanya, return penjualan adalah pengembalian barang dagang oleh konsumen. Hal tersebut biasanya terjadi karena ada spesifikasi barang yang tidak sesuai dengan yang disepakati/diinginkan oleh konsumen. Hal tersebut bisa disebabkan karena barang tersebut cacat atau warna, ukuran dan bahan tidak sesuai dengan yang spesifikasi yang telah ditentukan. Pengembalian barang dagang tersebut akan menambah jumlah persediaan barang dan menurunkan penjualan.

  • Potongan Penjualan

Berupa diskon atau potongan yang diberikan kepada konsumen yang membeli. Potongan ini biasanya diberikan apabila konsumen melakukan pembelian secara tunai dan dalam jumlah yang besar.

  • Pajak (PPN atau PPnBM)
     
    PPN atau PPnBM juga bisa mempengaruhi persediaan. Biasanya, pembelian atau penjualan produk akan dikenai tarif pajak.

Kelola Persediaan Barang dengan Aplikasi

Sebagai pengelola bisnis, kamu pasti ingin menggunakan sumber daya terbaik untuk bisnismu. Begitupun aplikasi stok barang, kamu pasti ingin mencari perangkat terbaik. Jurnal by Mekari akan memandumu dalam memilih dan mempertimbangkan aplikasi terbaik untuk inventaris produk.

Apa Itu Aplikasi Persediaan Barang?

Bisnis berskala kecil, menengah, hingga besar selalu berkaitan dengan inventaris produk. Stok produk harus dijaga dan dipantau secara rutin untuk memastikan ketersediaannya. Inventaris ini dapat meminimalisir stok produk yang berkurang sehingga bisa dilakukan restocking. Bisnis pun terhindar dari inefisiensi biaya akibat menyetok produk melebihi kapasitas yang tersedia.

Penggunaan aplikasi untuk memantau stok barang lebih efisien dibandingkan melakukan inventaris secara manual. Kamu tidak perlu pusing dalam monitoring ketersediaan barang satu per satu dan mencatatnya di spreadsheet. Belum lagi jika produknya heterogen dan bervariasi, kamu harus menghitung stok sesuai kategorinya.

Aplikasi persediaan barang mampu melakukan monitoring semua kegiatan bisnis terkait penyetokan produk. Aplikasi ini tidak hanya membantumu menghitung stok barang yang tersedia, tapi memiliki catatan rinci terhadapnya. Kamu bisa memantau jumlah pengeluaran produk, jumlah penerimaan produk, permintaan, tingkat penjualan, dan lain-lain.

Kegiatan inventaris produk pun harus menghitung permintaan barang dan tingkat penjualannya. Permintaan pasar terhadap produk selalu mengalami perubahan sewaktu-waktu dan bisnismu harus berusaha untuk menurutinya. Ketidakmampuan mengelola permintaan pasar akan berakibat pada kerugian lantaran banyaknya produk yang tersedia dalam inventaris.

Intinya, inventaris produk pun berhubungan pula dengan laba dan rugi yang diterima suatu bisnis. Jumlah atau ketersediaan produk menentukan strategi promosi yang harus dilakukan oleh bisnis agar barangnya cepat terjual. Semua kegiatan inventaris kini semakin mudah dijalankan berkat kehadiran aplikasi persediaan barang.

Apa Saja Tips Memilih Aplikasi Persediaan Barang Yang Tepat?

Semakin banyak aplikasi inventory yang bisa digunakan untuk mencatat stok produk. Setiap aplikasi memang memiliki ciri khas dan keunggulannya masing-masing. Namun, keputusan penggunaan aplikasi persediaan barang harus mempertimbangkan beberapa hal di samping fitur yang ditawarkan. Kamu harus ingat bahwa aplikasi inventory akan digunakan dalam jangka waktu panjang.

Agar tidak bingung memilihnya, Jurnal by Mekari menyediakan lima tips untuk memilih aplikasi inventaris terbaik. Baca uraian Jurnal by Mekari di bawah ini sebagai panduan lengkapmu.

1. Perhatikan Kualitas Developer Aplikasinya

Saat memilih aplikasi inventaris, periksalah kualitas pengembang atau developer aplikasinya. Bacalah feedback atau pengalaman tentang developer aplikasi tersebut, mulai dari positif hingga negatifnya sebagai bahan pertimbanganmu.

Kamu akan bekerja sama dengan developer tersebut, jadi cek kredibilitas yang mereka miliki. Perhatikan pula tampilan website developer-nya, apakah user-friendly atau tidak. Tampilan website yang indah dan mudah diakses bisa menjamin aplikasinya mudah digunakan, sebab mereka profesional dalam menjalankan bisnis ini.

2. Pastikan Aplikasinya Mudah Digunakan

Sebanyak apapun fitur yang ditawarkan, semuanya akan sia-sia jika aplikasinya tidak mudah digunakan. Kamu bisa bertanya pada pihak developer untuk presentasi penggunaan aplikasi inventaris yang ditawarkan. Jika ada yang menawarkan versi free trial-nya, ambil kesempatan tersebut untuk menilai kemudahan aplikasinya.

Teknologi berhasil digunakan apabila berada di tangan yang tepat. Jadi, pastikan kamu atau stafmu sudah melek teknologi dan cepat mempelajari aplikasinya. Staf yang lincah mengoperasikan aplikasinya membuat proses inventaris jadi lancar dan tidak terhambat. Free trial yang ditawarkan developer juga bermanfaat untuk mempelajari aplikasi tersebut.

3. Periksa Kemampuan Integrasi Aplikasinya

Teknologi hadir untuk membuat kegiatan bisnis jadi efisien, karena itu nilailah tingkat integrasi aplikasinya. Pastikan aplikasi persediaan barang mampu memuat informasi dari berbagai sumber hanya dalam satu aplikasi. Kamu tidak akan bolak-balik memantau stok barang dari berbagai aplikasi marketplace karena keuntungan ini.

Bagi bisnis kecil, hal ini sering disepelekan lantaran stok yang tersedia tidak terlalu banyak, apalagi tersebar di berbagai situs jual-beli. Namun, kamu ingin menaikkan skala bisnismu suatu saat, bukan? Jadi, mulailah gunakan aplikasi ini untuk kemudahan proses inventaris bisnismu.

4. Pastikan Kemampuan Reporting Aplikasinya

Pada akhir periode penjualan, kamu membutuhkan laporan inventaris produk untuk dipantau. Karena itu, pilihlah aplikasi yang mampu menyajikan laporan inventaris secara apik dan mudah dibaca. Laporan atau data tersaji rapi lebih mudah dipahami dan dipresentasikan kepada orang banyak.

Kamu pun dapat memilih aplikasi inventaris dengan fitur pemesanan stok secara otomatis. Tanyakan kepada developer untuk memastikan fitur ini ada dalam aplikasi yang akan digunakan.

5. Pertimbangkan Biaya Aplikasinya

Kamu akan menggunakan aplikasi inventaris dalam jangka panjang, jadi penting untuk memerhatikan indikator ini. Faktanya, biaya aplikasi persediaan barang tergantung pada jumlah fitur atau fasilitas yang dimiliki.

Siasati langkah ini dengan memperhatikan kebutuhan bisnis dalam inventaris produk. Pertimbangkan fitur yang ditawarkan developer, apakah mampu memenuhi kebutuhan inventaris bisnismu. Jangan sampai kamu mengeluarkan biaya besar untuk fitur inventaris yang belum tentu rutin digunakan, karena di situlah letak kerugiannya.

Itulah pertimbangan dalam memilih aplikasi persediaan barang yang cocok untuk bisnismu. Kesimpulan dari ulasan ini adalah bahwa menggunakan aplikasi persediaan barang dapat membantu kamu saat melakukan pendataan barang di gudang. Proses penyortiran pun lebih jelas dan mudah. Kamu bisa mencoba Sistem POS Retail dari Jurnal by Mekari agar lebih mudah dalam menghitung inventaris produk. Coba free trial Jurnal by Mekari sekarang atau hubungi tim Jurnal by Mekari untuk mengetahui fitur yang ditawarkan oleh platform omnichannel ini. (mrk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler