504 Reklame Ilegal Dirobohkan

Jumat, 27 Mei 2011 – 09:06 WIB

TANGSEL - Pemerint ah Kota (Pemkot) Tangsel mulai bergerak melakukan  penertiban berbagai reklame dan spanduk ilegal yang berdiri di wilayahnyaHari pertama penertiban kemarin, 504 reklame ilegal diturunkan paksa dari ribuan yang berdiri

BACA JUGA: Semakin Tidak Nyaman Tinggal di Kota

”Baru ditertibkan 504 reklame ilegal
Itu juga masih yang kecil-kecil,” terang Kepala Satpol PP Kota Tangsel, Rachman Suhendar.

Masih minimnya jumlah penurunan reklame itu terkait sarana dan personel saat penertiban

BACA JUGA: Truk Masih Dibolehkan Masuk Tol Jakarta

Pemkot Tangsel sendiri merencanakan 10 hari ke depan akan menyisir seluruh spanduk ilegal yang masih berdiri di 7 kecamatan di kota itu
Penertiban ribuan reklame yang berdiri di lokasi terlarang itu bagian dari penerapan Perwal 27a tahun 2010 tentang Larangan Papan Reklame di Median Jalan.

”Cuaca terik sekali

BACA JUGA: Makan Katering, 39 Staf SMAN 81 Jaktim Keracunan

Petugas jadi cepat kelelahan saat melakukan pembongkaran,” ujarnya jugaUntuk menertibkan papan reklame di 7 kecamatan, jelas Rachman lagi, dibentuk 14 tim yang satu tim terdiri dari 24 petugasTujuh tim bekerja di siang hari dan 7 tim lainnya di malam hari”10 hari mendatang seluruh reklame dan spanduk tak berijin akan ditertibkan,” ucapnya
      
Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tangsel, Muhamad menuturkan setiap reklame yang dibongkar telah diberi tanda silang warna merahItu untuk memudahkan petugas lapangan membongkar reklame terlarang tersebut”Kalau papan reklame yang besar-besar akan dibongkar malam hari agar tidak mengggangu aktivitas wargaSeperti menimbulkan kemacetan,” ungkapnya

Guna membongkar papan reklame raksasa yang berdiri di lokasi terlarang, ungkap Muhamad juga, pihaknya telah menyiapkan mesin las, mesin pemotong dan truk untuk melakukan pengangkatan puluhan ton besi dari puluhan reklame yang berdiri di median jalan tersebutPembongkaran reklame raksasa yang sudah tua ini agar tidak membahayakan warga lantaran terancam roboh(kin)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kebakaran di Angke, 200 Rumah Ludes


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler