542 Orang Jadi Tersangka Selama Operasi Pekat Lipu 2022

Rabu, 30 November 2022 – 22:46 WIB
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana didampingi oleh anggotanya saat jumpa pers terkait hasil operasi pekat lipu. Foto: M Srahlin Rifaid/jpnn

jpnn.com, MAKASSAR - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan merilis secara resmi hasil operasi pekat lipu sepanjang 8-28 November 2022, Rabu (28/1).

Totalnya Polda Sulsel bersama jajaran menetapkan 542 tersangka.Para tersangka terlibat di berbagai kasus, seperti penjual miras.

BACA JUGA: Polda Sulsel Gelar Operasi Pekat Lipu, Kombes Jamaluddin Farti Bilang Begini

Salain itu, terdapat tersangka kasus penganiayaan, anirat, asusila, curanmor, curas, judi joker, judi sabung ayam, judi togel.

Kemudian, tersangka minum miras, narkotika, pak ogah,palak, pemerkosaan, pencurian, pemerasan, penadah, prostitusi online, perzinahan, obat daftar G, sajam badik, busur, setubuhi anak, tipu gelap dan TPPP.

BACA JUGA: Terjaring Razia Pekat, 2 Pasangan Bukan Muhrim Tak Berkutik Saat Digerebek Petugas

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan operasi pekat lipu menyasar para pelaku tindak kriminal yang menganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

"Selama operasi pekat lipu 2022 kami menyasar penyakit masyarakat yang menggangu ketertiban masyarakat," kata Irjen Nana Sudjana, Rabu (30/11).

BACA JUGA: Razia Pekat, Petugas Temukan Kondom di Tong Sampah Kamar, 10 Orang Diamankan

Nana Sudjana menjelaskan terdapat 90 kasus yang ditangani selama melaksanakan operasi pekat lipu. Capaian itu meningkat dari tahun sebelumnya. 

"Ini sebuah prestasi dalam hal pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Krimum Polda Sulsel bersama jajaran. Pada tahun 2021 terdapat 60 kasus yang diungkap, sementara tahun 2022 terdapat 90 kasus, trennya naik 36,36 persen," tambahnya.

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan ke depannya akan menindak tegas bagi para pelaku penganiayaan dan pembusuran.

"Ini menjadi atensi. Kami akan menindak tegas terukur terhadap pelaku pembusuran. Rata-rata korban tidak tahu apa-apa, tiba-tiba tertancap busur," terangnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Jamaluddin Farti mengatakan para tersangka dari seluruh Polres se-Sulsel.

"Iya benar itu semuanya tersangka berasal dari seluruh Polres," ujarnya.

Saat melakukan press release, petugas menghadirkan semua barang bukti yang digunakan para pelaku selama operasi pekat lipu. (mcr29/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : M. Srahlin Rifaid

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler