6 Makanan Ini Bantu Mempercepat Proses Pemulihan Tubuh dari Cedera yang Anda Alami

Selasa, 05 September 2023 – 02:00 WIB
Kacang almond. Foto: Ilustrasi

jpnn.com, JAKARTA - KITA semua harus mengonsumsi berbagai makanan agar tubuh bisa berfungsi dengan baik.

Apa yang kita makan memengaruhi tingkat energi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, meningkatkan penyembuhan dan memberikan stamina dan energi yang diperlukan untuk pemulihan tubuh.

BACA JUGA: 4 Makanan yang Membantu Mengencerkan Darah Anda Kembali

Apakah Anda sedang memulihkan diri dari penyakit atau operasi apa pun, makanan yang Anda konsumsi membantu atau menghambat proses pemulihan.

Nutrisi dan proses pemulihan dari cedera saling terkait erat. Tubuh kita mengasimilasi semua yang kita konsumsi, yang bisa memiliki efek positif atau negatif.

BACA JUGA: 9 Makanan yang Bisa Mengatasi Masalah Keputihan Wanita

Memperhatikan pilihan makanan kita sangat penting, karena tubuh kita menggunakan input ini sebagai energi, yang memengaruhi kesehatan kita secara keseluruhan.

Memilih makanan yang lebih sehat membantu mempercepat pemulihan dari penyakit atau cedera.

BACA JUGA: Waspada! Penyalahgunaan Vape Bisa Bikin Cedera Paru-Paru

Dengan mengadopsi pola makan bergizi dan mengawasi proses pemulihan secara ketat, individu bisa mempercepat kembalinya mereka ke rutinitas biasa dan meningkatkan kesejahteraannya secara keseluruhan.

Berikut daftar makanan penyembuh yang akan mempercepat pemulihan, seperti dikutip laman Netmeds.com.

1. Sayuran Hijau Berdaun

Bayam, kangkung, sawi, bayam, dan lobak Swiss adalah beberapa sayuran berdaun hijau yang sarat dengan profil nutrisi padat.

Menambahkan sayuran hijau ini ke dalam rencana makan Anda mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan mempercepat proses penyembuhan.

Sayuran hijau mengandung vitamin C, mangan, magnesium, folat, dan vitamin A, semua nutrisi ini sangat penting untuk fungsi kekebalan yang tepat dan mengoptimalkan kesehatan secara keseluruhan.

Selain itu, mereka kaya akan antioksidan polifenol yang menunjukkan sifat antiinflamasi dan penambah kekebalan yang kuat, yang menekan produksi penanda inflamasi dan mendukung penyembuhan luka.

2. Telur

Pasca operasi sistem membutuhkan sejumlah besar sumber protein berkualitas tinggi untuk proses penyembuhan dan pemulihan.

Telur tidak hanya merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang menawarkan 6 gram protein, tetapi juga merupakan makanan yang mengandung cadangan vitamin A, B12, dan mineral yang sangat besar.

Seng, besi, dan selenium, nutrisi ini memainkan peran kunci dalam memicu fungsi kekebalan tubuh dan penyembuhan luka.

3. Ikan Berlemak

Ikan berlemak seperti salmon kaya akan protein, vitamin B, selenium, zat besi, seng, dan asam lemak omega-3.

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa asam lemak omega-3 mendukung penyembuhan luka, merangsang respons kekebalan, dan meredakan peradangan.

4. Kacang dan Biji

Kacang almond, kenari, kacang tanah, biji bunga matahari, dan biji rami adalah pilihan makanan yang sempurna untuk mengisi bahan bakar sistem selama fase pemulihan.

Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber protein nabati, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang memperkuat penyembuhan dan pemulihan luka.

Selain itu, banyak seng, mangan, magnesium, dan vitamin E dalam kacang-kacangan dan biji-bijian bertindak sebagai antioksidan kuat yang memerangi kerusakan akibat radikal bebas dan mengoptimalkan kesehatan kekebalan tubuh.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kebaikan vitamin E membantu meningkatkan fungsi sel kekebalan pelindung seperti sel pembunuh alami, yang memerangi infeksi dan penyakit.

5. Sayuran Silang

Kembang kol, brokoli, kubis Brussel, dan kale adalah sayuran silangan yang memiliki sumber nutrisi yang sangat mengesankan dan memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Memasukkan sayuran ini membantu pemulihan dan penyembuhan lebih cepat.

Sayuran silangan mengandung senyawa glukosinolat yang diubah tubuh menjadi isotiosianat.

Kehadiran isothiocyanate telah terbukti meningkatkan kesehatan kekebalan dengan menekan peradangan, mengaktifkan pertahanan kekebalan, dan mendorong kematian sel di daerah yang terkena.

6. Ubi Jalar

Memasukkan sumber karbohidrat yang sehat, seperti ubi jalar, sangat penting selama fase pemulihan.

Karbohidrat tidak hanya memberikan energi yang diperlukan untuk peremajaan sel, tetapi juga mengandung enzim bermanfaat seperti hexokinase dan sitrat sintase yang berkontribusi pada penyembuhan luka.

Selain itu, ubi jalar kaya akan senyawa tanaman antiinflamasi, vitamin, dan mineral seperti vitamin C, karotenoid, dan mangan.

Unsur-unsur tersebut tidak hanya memperkuat respon sistem imun, tetapi juga mempercepat proses penyembuhan.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler