7 Efek Samping Tomat, Nomor 3 Bikin Khawatir

Rabu, 29 Juni 2022 – 04:45 WIB
Ilustrasi Tomat. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - TOMAT merupakan salah satu jenis makanan yang sering diolah dalam berbagai bentuk hidangan gurih.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi tomat dalam bentuk jus tomat.

BACA JUGA: 7 Manfaat Tomat yang Tidak Pernah Anda Duga

Meskipun biasanya aman untuk dikonsumsi, tomat menyebabkan komplikasi pada beberapa orang.

Beberapa masalah yang bisa ditimbulkan tomat termasuk refluks asam, efek intoleransi, nyeri otot.

BACA JUGA: 6 Manfaat Tomat Rebus Campur Madu, Bikin Suami Makin Hot di Ranjang

Bahkan daun tanaman tomat juga tidak aman, dalam jumlah besar bisa menyebabkan muntah, pusing, sakit kepala, dan bahkan kematian.

Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Stylecraze.

BACA JUGA: 7 Manfaat Sehat Tomat, Nomor 5 Bikin Melongo

https://www.stylecraze.com/articles/serious-side-effects-of-tomatoes/?fbclid=IwAR34dFYn4Vx-pvGp8-wz3lJoelw-W58Or2FlehKLPFxaBn4IayYy-tobXOM.

1. Refluks Asam

Efek samping tomat yang pertama ialah bisa menyebabkan refluks asam.

Tomat bersifat asam, dan bisa menyebabkan mulas. Tomat mengandung asam malat dan sitrat dan bisa membuat lambung memproduksi asam lambung yang berlebihan (yang bertanggung jawab atas pemecahan makanan).

2. Alergi dan Infeksi

Gejala alergi tomat paling sering terjadi segera setelah buah dikonsumsi.

Ini termasuk gatal-gatal, ruam kulit, eksim, batuk, bersin, sensasi gatal di tenggorokan, dan pembengkakan pada wajah, mulut, dan lidah.

Menurut sebuah penelitian di Polandia, tomat mengandung senyawa yang disebut histamin yang bisa menyebabkan reaksi alergi tertentu.

Tomat juga bisa menyebabkan dermatitis kontak alergi, di mana kulit Anda menjadi sangat gatal dan bengkak setelah menyentuh buah ini.

Tomat juga bisa menyebabkan bibir gatal. Reaksi alergi lain yang mungkin terjadi dengan tomat adalah bercak merah di sekitar alis dan kelopak mata.

3. Masalah Ginjal

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, individu dengan penyakit ginjal kronis lanjut harus membatasi asupan kalium, mineral yang kaya akan tomat.

Orang dengan masalah ginjal yang parah mungkin juga diminta untuk membatasi asupan tomat karena mengandung banyak air.

4. Sindrom Iritasi Usus

Tomat, mengingat kulit dan bijinya yang mengiritasi, mungkin menjadi salah satu penyebab sindrom iritasi usus besar.

Jika Anda sudah menderita IBS, tomat juga bisa memicu kembung.

Tomat juga merupakan salah satu alergen makanan paling umum yang bisa menyebabkan masalah usus.

5. Diare

Diare bisa terjadi pada individu yang menderita intoleransi tomat.

Tomat berminyak dan asam dan harus dihindari selama diare karena bisa menjadi sumber organisme yang menyebabkan diare.

6. Natrium yang berlebihan

Pastikan Anda memilih saus tomat versi sodium yang lebih rendah karena kebanyakan saus memiliki kandungan sodium yang tinggi.

Bahkan sup tomat bisa mengandung terlalu banyak sodium. Satu cangkir sup saja bisa mengandung antara 700 hingga 1.260 mg sodium.

Tomat kalengan bisa mengandung 220 mg sodium untuk setiap setengah cangkir.

7. Likopenoderma

Kita tahu tomat adalah sumber likopen yang sangat baik, ini juga bisa menjadi kutukan.

Asupan likopen yang berlebihan bisa menyebabkan likopenoderma, yaitu warna oranye tua pada kulit.

Ini mungkin bukan ancaman kesehatan, tetapi tentu saja tidak terlalu menarik untuk dilihat.

Lycopenodermia juga bisa terjadi dengan konsumsi suplemen lycopene yang berlebihan. Namun, jangan khawatir kondisi ini bisa dibalikkan.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler