7 WNI yang Disandera Terpisah...

Sabtu, 02 Juli 2016 – 05:19 WIB
Jenderal Gatot Nurmantyo. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memastikan pihaknya masih terus memonitor perkembangan terkait kasus penyanderaan tujuh WNI yang disandera oleh kelompok teroris di Filipina.

"Saat ini ketujuh WNI tersebut telah diketahui keberadaannya, yaitu di Pulau Sulu. Hanya saja ketujuh WNI tersebut posisinya terpisah dan tidak menjadi satu," kata Gatot usai memimpin upacara penganugerahan Tanda Kehormatan tertinggi dari TNI kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (1/7).

BACA JUGA: Menteri Susi: Persoalan-Persoalan Itu Harus Kita Selesaikan

Terkait pengerahan pasukan TNI ke Filipina, Panglima TNI menyambut positif informasi yang mengatakan TNI bakal diizinkan masuk ke Filipina untuk dapat melakukan operasi pembebasan.

"Hasil koordinasi antara Menhan RI dan Menhan Filipina nantinya akan ditindaklanjuti oleh Panglima Angkatan Bersenjata Filipina dan Panglima TNI," ujarnya. (ysa/rmol/jpnn)

BACA JUGA: DPR Kecam Pernyataan Menkes Soal Vaksin Palsu

BACA JUGA: Ancam Keselamatan Negara, Pak Jokowi Diminta Segera Bertindak

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ternyata Sindikat Vaksin Palsu Libatkan Distributor Obat Asli


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler