700 Korban Topan Ditemukan Selamat

Rabu, 12 Agustus 2009 – 10:05 WIB
PARAH - Topan Morakot yang terutama melanda Taiwan akhir pekan lalu, juga menimbulkan banjir dan longsor yang dikatakan terparah dalam 50 tahun terakhir. Foto: AP.
TAIPEI - Sekitar 700 orang di antara korban yang sempat dinyatakan hilang, akibat bencana topan Morakot di kawasan selatan Taiwan, telah ditemukan dalam keadaan selamatDemikian laporan dari pejabat militer setempat, sebagaimana dikutip oleh situs BBC dari kantor berita Taiwan Central, Rabu (12/8).

Para korban yang ditemukan selamat itu, dikatakan berasal dari sekitar empat desa yang ternyata berhasil lebih dulu mencapai daerah ketinggian sebelum campuran longsor lumpur dan bebatuan menyapu rumah-rumah mereka

BACA JUGA: Suu Kyi Jadi Tahanan Rumah Lagi

Di antara mereka yang selamat itu, sekitar 200 orang disebutkan berasal dari desa Hsiaolin.

Upaya penyelamatan dan pencarian korban besar-besaran dalam beberapa hari terakhir memang dipusatkan di daerah Hsiaolin dan sekitarnya
Hal itu dikarenakan bahwa menurut data ada ratusan orang yang dinyatakan telah hilang dari kawasan tersebut.

Topan Morakot melanda kawasan selatan Taiwan akhir pekan lalu, serta mengakibatkan setidaknya 60 orang tewas pada saat itu juga

BACA JUGA: Delapan Kota di AS Bersiap Ujicoba Vaksin

Topan tersebut juga memunculkan banjir besar yang disebut-sebut terparah dalam 50 tahun terakhir di Taiwan
Dalam proses evakuasi, sejumlah helikopter penyelamat sibuk mondar-mandir mengangkut penduduk dari kawasan yang tak terjangkau transportasi pasca topan tersebut.

Tak hanya di Taiwan, topan besar ini juga dilaporkan sampai ke daerah daratan Cina

BACA JUGA: Gempa Kuat di Jepang dan Andaman

Di wilayah tersebut, bahkan disebutkan tak kurang dari 1,4 juta orang harus dievakuasi, khususnya dari sejumlah kawasan pesisir yang rawanSejauh ini dilaporkan terdapat delapan korban jiwa dari bencana di bagian daerah Cina daratan itu(ito/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Australia Ragukan Kematian Noordin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler