9 Manfaat Jus Alpukat, Bikin Wanita Bahagia

Minggu, 21 Agustus 2022 – 06:04 WIB
Alpukat. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - ALPUKAT merupakan salah satu buah yang banyak disukai dan dikonsumsi orang.

Alpukat dianggap sebagai makanan topikal utama yang memberi energi.

BACA JUGA: 5 Manfaat Alpukat yang Luar Biasa, Nomor 2 Bikin Kaget

Anda bisa mengolah buah yang satu ini dalam bentuk jus alpukat, salad alpukat, dan lainnya.

Alpukat telah banyak digunakan dalam industri farmasi dan kosmetik karena kadar minyaknya.

BACA JUGA: 4 Manfaat Alpukat, Bikin Penderita Diabetes Bahagia

Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Pharmeasy.in.

https://pharmeasy.in/blog/ayurveda-uses-benefits-side-effects-of-avocado-juice/?fbclid=IwAR0hgUzWJNOg_BTqZ9qREFR7-KaepUX03y3cl2uxOr6YwXgLWrJgAx0DOIo.

BACA JUGA: 7 Manfaat Luar Biasa Jus Alpukat Campur Madu, Yuk Dicoba

1. Penyakit kardiovaskular

Studi dilakukan untuk memeriksa apakah asupan jangka panjang alpukat mengurangi risiko penyakit terkait jantung.

Penelitian dilakukan pada hampir 69000 wanita dan 42000 pria selama sekitar 30 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang telah mengonsumsi jus alpukat menunjukkan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya.

Minum jus alpukat sebagai pengganti makanan tinggi lemak bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Alpukat kaya akan potasium, yang membantu mengatur tekanan darah dan menciptakan detak jantung yang stabil.

Penyakit jantung bisa berbahaya, oleh karena itu Anda harus mendapatkan bantuan profesional.

Tindakan pencegahan khusus harus diambil jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung.

2. Menurunkan kolesterol

Menurut American Heart Association, alpukat bisa membantu mengurangi kolesterol jahat.

Asam oleat adalah lemak baik yang ada dalam alpukat, yang bisa membantu menurunkan kolesterol.

Fitosterol dalam alpukat membantu mengurangi penyerapan kolesterol, sehingga menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

3. Diabetes

Alpukat membantu mengobati diabetes tipe 2. Pertama, jus alpukat memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah.

Kedua, penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi lemak tak jenuh (lemak baik) alih-alih lemak jenuh (lemak jahat) mengurangi risiko diabetes tipe 2 dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

4. Kesehatan mata

Alpukat mengandung fitokonstituen karotenoid. Leutin dan zeaxanthin adalah karotenoid yang larut dalam lemak yang ditemukan di mata manusia dan melindungi mereka dari sinar ultraviolet yang berbahaya.

Oleh karena itu, diet kaya karotenoid mengurangi risiko katarak dan degenerasi otot.

5. Prebiotik

Kandungan serat dalam jus alpukat bisa bertindak sebagai prebiotik, yang berguna untuk bakteri ramah usus.

Bakteri yang ada di usus mencerna serat jus alpukat. Mereka selanjutnya memecah serat menjadi asam lemak rantai pendek, yang membantu dalam beberapa penyakit kronis.

6. Manajemen berat badan

Indeks massa tubuh dan berat badan yang lebih rendah mungkin terkait dengan konsumsi makanan sehat.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa alpukat membantu dalam manajemen berat badan.

Alpukat mungkin memiliki kepadatan energi sedang dan serat makanan.

7. Melindungi DNA

Beberapa studi klinis alpukat telah menyarankan bahwa konstituen tanaman, xantofil yang ditemukan dalam alpukat mungkin memiliki sifat antioksidan dan pelindung DNA.

Ini mungkin juga memiliki sifat anti penuaan. Studi menunjukkan bahwa kerusakan DNA mempercepat proses penuaan.

8. Osteoartritis

Osteoarthritis memengaruhi kebanyakan orang ketika mereka bertambah tua atau bertambah berat badan. Ini melibatkan kerusakan tulang rawan sendi yang terus menerus.

Kerusakan sendi ini mungkin disebabkan oleh stres oksidatif dan inflamasi.

Sifat antioksidan dan penghilang rasa sakit alpukat bisa membantu mengobati osteoartritis pinggul dan lutut.

9. Kesehatan kulit

Kulit adalah yang pertama menunjukkan tanda-tanda penuaan yang terlihat.

Karotenoid hadir dalam alpukat membantu untuk memerangi kerusakan yang disebabkan pada kulit oleh stres inflamasi dan oksidatif dari sinar ultraviolet.

Phytoconstituents leutin dan zeaxanthin yang ada dalam alpukat membantu kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan radiasi sinar tampak.

Penelitian juga menunjukkan bahwa alpukat bisa membantu mengurangi kerutan dan meningkatkan aktivitas penyembuhan luka.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler