93 Pria dan Wanita Diangkut Petugas Gabungan ke Mapolrestabes Semarang

Minggu, 28 Maret 2021 – 09:20 WIB
Direktur Reserse Narkotika Polda Jawa Tengah Kombes Pol Agung Prasetyoko. Foto/Ilustrasi: ANTARA/I.C.Senjaya

jpnn.com, SEMARANG - Sebanyak 95 orang pria dan wanita diangkut petugas gabungan ke Mapolrestabes Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu malam (27/3) hingga Minggu (28/3) dini hari.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Semarang mengamankan mereka dari sejumlah restoran dan tempat hiburan yang melanggar jam operasional dan protokol kesehatan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

BACA JUGA: Saat Petugas Datang, Ismael Ibrahim Sedang Berdua Sama Lies Herlinawati di Apartemen

Selain menegakkan aturan PPKM mikro, kegiatan itu juga bagian dari operasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Direktur Reserse Narkotika (Dirresnarkoba) Polda Jateng Kombes Pol Agung Prasetyoko mengatakan sejumlah tempat usaha kedapatan masih buka di atas pukul 23.00 WIB, sehingga melebihi batas yang ditentukan dalam PPKM mikro.

BACA JUGA: Mahfud MD Merespons Pernyataan Habib Rizieq, Kalimatnya Tegas

Para pengunjung yang diangkut ke Mapolrestabes Semarang menjalani tes urine dan tes usap antigen.

"Ada 35 perempuan dan 60 laki-laki yang dites swab antigen," kata Kombes Agung.

BACA JUGA: Febrie Mengeklaim Kasus RJ Lino di Kejagung Berbeda dengan Perkara di KPK

Terhadap tempat hiburan dan restoran yang melanggar jam operasional langsung disegel dan aktivitasnya ditutup sementara oleh petugas.

Kombes Agung menyebut seluruh pengunjung yang menjalani menjalani tes urine dan tes antigen hasilnya negatif, sehingga mereka diizinkan pulang.

"Meski hasilnya negatif, kami mengharap masyarakat memahami aturan berkaitan dengan jam operasional selama pelaksanaan PPKM," ucap Kombes Agung. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler