Abuelaish: Bom Bunuh Diri Tak Selesaikan Masalah

Selasa, 04 Oktober 2011 – 16:02 WIB

JAKARTA - Aktivis kemanusiaan dan perdamaian Palestina, Dr Izzeldin Abuelaish menyatakan tindakan bom bunuh diri tidak akan menyelasaikan masalah untuk melawan ketidakadilan dan kemiskinan

“Saya benci orang-orang yang melakukan bom bunuh diri karena tindakan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah," kata Izzeldin Abuelaish, dalam sebuah diskusi bertema “Masa Depan Perdamaian Palestina”, diselenggarakan The Wahid Institute (WI) di jalan Teuku Umar Jakarta, Selasa (4/10).

Dokter muslim lulusan Universitas Harvard untuk bidang Kesehatan Publik itu juga menyinggung konflik Israel-Palestina bukanlah konflik agama.

“Walaupun ada upaya Israel untuk menjadikan konflik ini berbasis agama dengan meminta pengakuan atas Israel sebagai negara Yahudi, namun saya katakan pada mereka seharusnya mereka meminta sebuah negara dimana orang Yahudi dilindungi

BACA JUGA: Kemenhan Gandeng Airbus

Bukan negara Yahudi
Sedangkan, Palestina sendiri penduduknya cukup beragam, ada yang Muslim, Kristen, Druze, Yahudi, dan lain-lain

BACA JUGA: KAJS Tuntut Pengesahaan RUU BPJS

Bahkan di Israel sendiri, sekitar 25 persen penduduknya merupakan non-Yahudi,” ungkap Izzeldin Abuelaish.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa akibat serangan bom Israel pada 2009 dia kehilangan tiga anak perempuannya
“Kejadian ini mestinya membuat saya larut dalam kebencian

BACA JUGA: Ngaku Banyak Terima SMS, SBY Minta Sabar Soal Reshuffle

Namun itu tidak ada gunanya bagi putri putri saya yang telah wafatSaya masih punya anak-anak lainnya, merekalah masa depan,” ujar Abuelaish.

Dia mengingatkan, musuh terbesar kemanusiaan adalah rasa benciKebencian, katanya, seperti racun yang akan menjauhkan dari perdamaian yang diharapkan“Saya dulu terbakar api kebencian, tapi kemudian saya bertekad untuk mengubah hidup dan itu hanya bisa saya raih melalui pendidikan,” tuturnya(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Staf KBRI Malaysia Suka Memarahi TKI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler