Aceh Besar Bukan Ladang Ganja

Sabtu, 13 Maret 2010 – 16:31 WIB

JAKARTA -- Pernyataan pengamat masalah terorisme,  Mardigu Wowiek Prasantyo, yang mengatakan kawasan hutan di Aceh dipilih teroris sebagai tempat latihan karena di sana ada ganja dan bisa dijual untuk dana gerakan, dibantah anggota Komisi I DPR asal Aceh, Azwar Abu Bakar

Diakui, Aceh memang dikenal sebagai ladang ganja

BACA JUGA: Teroris Minder Hadapi Obama

Namun, katanya, untuk di Aceh Besar, barang haram itu tidak begitu populer
Kalau menjual ganja dijadikan andalan untuk mendapatkan dana, lanjut politisi PAN itu, maka para teroris harus menjualnya keluar dari Aceh

BACA JUGA: Polisi Ingin Tangkap Hidup-hidup



Pasalnya, jika ganja di jual di Aceh, maka harganya tidak seberapa
"Apa iya teroris bisa menjual ganja keluar dari Aceh

BACA JUGA: Teroris Cari Dana dengan Jual Ganja

Jadi menurut saya, untuk pendanaan dari ganja, masih tanda tanya," cetus Azwar dalam sebuah diskusi bertema terorisme di Jakarta, Sabtu (13/3).

Sementara, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen (Pol) Edward Aritonang yang juga hadir di acara itu, mengatakan, polisi belum memiliki data bahwa pendanaan teroris dari hasil menjual ganjaYang sudah diketahui polisi, dana yang digunakan kelompok teroris di Aceh dipasok dari jaringannya yang ada di PamulangNah, dari mana dana yang dikucurkan dari Pamulang ini, polisi masih terus melakukan pengembangan(sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Dinilai Tak Konsisten


Redaktur : Soetomo Samsu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler