Ada Presiden Sebut Ekonomi Indonesia Terkuat di Dunia, Ini Orangnya

Minggu, 19 Desember 2021 – 23:21 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) mengunjungi stan Indonesia pada kegiatan Festival Pariwisata Internasional Venezuela (FITVEN) 2021. Foto: ANTARA/HO-KBRI Caracas

jpnn.com, CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro memuji dan menyebut Indonesia sebagai salah satu negara dengan ekonomi terkuat di dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Maduro saat menghadiri penutupan kegiatan Festival Pariwisata Internasional Venezuela (FITVEN) 2021 di mana Indonesia menjadi tamu kehormatan, menurut keterangan KBRI Caracas yang diterima di Jakarta, Minggu.

BACA JUGA: Ramalan Baik IMF untuk Ekonomi China, Indonesia Juga Ikut Ketiban Untung

"Indonesia adalah salah satu negara dengan ekonomi terkuat di dunia. Oleh karena itu, kerja sama (antara kedua negara) akan memperkuat sektor pariwisata," kata Presiden Maduro saat menyampaikan sanjungan kepada Indonesia dalam sambutannya pada kegiatan penutupan FITVEN 2021.

Presiden Maduro juga mengunjungi stan Indonesia pada kegiatan festival pariwisata internasional tersebut.

BACA JUGA: Indonesia jadi Presidensi G20, PB HMI: Harus Berdampak Terhadap Ekonomi Masyarakat

"Indonesia adalah saudara. Kami sangat senang Indonesia dapat bergabung pada kegiatan FITVEN kali ini. Coba lihat berbagai kebudayaan Indonesia yang sangat berwarna tersebut," ujarnya.

Indonesia diundang menjadi salah satu tamu kehormatan dalam kegiatan FITVEN 2021 bersama beberapa negara lainnya seperti Rusia, Nikaragua, Afrika Selatan, Iran, Kuba, dan Nigeria.

BACA JUGA: Tak Banyak Terekspos, Begini Daya Saing Ekonomi Indonesia Secara Global

Dalam kegiatan tersebut, selain memamerkan tempat-tempat pariwisata Indonesia, KBRI Caracas juga menunjukkan beragam kebudayaan Indonesia, seperti pertunjukan tari tradisional dan permainan angklung.

"Partisipasi KBRI Caracas dalam promosi pariwisata merupakan bagian dari usaha KBRI Caracas untuk memulihkan kembali sektor pariwisata Indonesia yang terkena dampak pandemi COVID-19," kata Duta Besar RI untuk Venezuela Imam Edy Mulyono.

Dubes Imam lebih lanjut mengatakan bahwa kegiatan promosi pariwisata itu juga dilakukan untuk meningkatkan citra Indonesia, pengetahuan masyarakat Venezuela terhadap Indonesia, dan hubungan dengan Pemerintah Venezuela.

Hubungan diplomatik antara Venezuela dan Indonesia telah dimulai sejak 1959. (ant/dil/jpnn)

 

Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler