Agus Rahardjo Tegaskan Presiden Jokowi Ingin KPK Diperkuat

Selasa, 24 Oktober 2017 – 17:47 WIB
Ketua KPK Agus Rahardjo. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menggelar rapat kabinet terbatas (ratas) untuk membahas usul Polri tentang pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor), Selasa (24/10). Hasilnya, presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu memutuskan menunda pembentukan Densus Tipikor.

Ratas di Kantor Kepresidenan yang dipimpin langsung Presiden Jokowi itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. Namun, Agus enggan membeber dinamika dalam ratas itu.

BACA JUGA: Fadli Zon Tak Ingin Densus Tipikor Jadi Alat Politik

Menurut Agus, Presiden Jokowi dalam ratas itu justru mengingatkan pentingnya penguatan KPK. "Presiden berkali-kali bilang, menyampaikan peran KPK perlu diperkuat," ucap Agus di kompleks Istana Negara Jakarta.

Terkait masukan dari KPK terhadap Densus Tipikor, Agus mengatakan bahwa hal yang sebenarnya diperlukan adalah koordinasi. Sebab, koordinasi sering kali susah dijalankan.

BACA JUGA: Jokowi: Ancaman Kesehatan Global Harus Diantisipasi

“Kami memberi contoh banyak lembaga yang kalau begitu banyak lembaga koordinasinya masih sulit. Jadi itu yang kemudian kami sampaikan," jelas mantan kepala LKPP itu.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Densus Tipikor Ditunda, DPR Tunggu Penjelasan Kapolri

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemerintah Tunda Pembentukan Densus Tipikor, Nih Alasannya


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler