Agustin Teras Narang Bilang Begini Soal Pembangunan IKN Baru

Minggu, 27 Februari 2022 – 11:00 WIB
Anggota DPD RI Agustin Teras Narang bicara soal pembangunan IKN baru. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPD RI Agustin Terang Narang menilai pembangunan ibu kota negara (IKN) baru perlu melibatkan masyarakat.

Langkah ini dinilai penting, mengingat pemerintah merencanakan pembangunan ibu kota baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dengan konsep smart city.

BACA JUGA: Sepertinya Transaksi Jual Beli Tanah di Wilayah IKN Sulit Dibendung

"Saya mengharapkan masyarakat tidak hanya sebagai penonton. Hal dipertanyakan sejauh mana masyarakat mendapat perhatian menjadi bagian membangun IKN," ujar Teras Narang.

Dia menyatakan pandangannya pada diskusi yang digelar Jakarta Journalist Center bertema 'Ibu Kota Baru Konsep Smart City dan Kearifan Lokal Yang Alami' di Jakarta, Sabtu (26/2).

BACA JUGA: Mardani Maming Dorong Daerah Penyangga IKN Segera Garap Peluang

Menurut mantan gubernur Kalimantan Tengah ini, masyarakat sekitar sejauh ini baru dilibatkan menghadiri diskusi.

Dia berharap nantinya dipilih sosok kepala otorita IKN yang mampu memimpin pembangunan ibu kota dan merangkul masyarakat sekitar.

BACA JUGA: Konflik Rusia-Ukraina, Donald Trump Berubah Sikap Soal Vladimir Putin

"Tentu yang paling berperan memimpin ibu kota Nusantara, yang memimpin IKN memiliki komunikasi yang baik. Mampu memproses percepatan, bukan bicara keahlian, tetapi kemampuan dalam rangka memimpin, mengakomodir kebutuhan," katanya.

Teras Narang juga mengomentari adanya sejumlah orang yang menolak pembangunan IKN baru dengan mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi terhadap UU IKN.

Menurut Teras, Indonesia merupakan negara hukum dan demokrasi.

Dia menilai uji materi merupakan bagian dari proses.

"Cita-cita luar biasa. Tentu menjadi harapan. Kami mendoakan sekira terlaksana pelaksanaan melibatkan seluruh komponen masayarakat yang ada," katanya.

Tokoh masyarakat adat Kalimantan ini juga menyebut pemindahan ibu kota negara sudah dicanangkan sejak zaman Presiden Soekarno.

"Pembangunan ini bukan hal baru. Sejak zaman Soekarno kemudian Soeharto juga mempunyai keinginan dalam membangun ibu kota di Jonggol."

"Kemudian, SBY juga mempunyai keinginan yang sama. Saat Jokowi ini diharapkan terwujud," pungkas Teras Narang.(gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler