Ahok: Kalau Mau Jadi Pak Ogah Terus, Ya Susah...

Jumat, 02 September 2016 – 15:48 WIB
Basuki T Purnama. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai, keluhan warga Rawajati, Pancoran yang direlokasi ke Rusun Marunda, kurang berdasar karena merasa letaknya yang terlalu jauh dari tempat di mana mereka selama ini hidup.

Pasalnya, banyak warga yang selama ini mencari nafkah di Jakarta, bahkan hingga bertempat tinggal di Bogor. Namun mereka tidak mengeluh dan menjalani aktivitas dengan baik.

BACA JUGA: Berteduh saat Hujan Deras, Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon

"Kamu tahu tidak, hampir 1 juta penumpang dari Bogor kerja di Jakarta. Mengeluh tidak mereka. Cek saja Sudirman-Thamrin," ujar Ahok, Jumat (2/9).

Menurut mantan Bupati Belitung Timur ini, warga yang direlokasi ke rusunawa, justru memeroleh fasilitas yang lebih baik. Karena selain sejumlah pelayanan mulai kesehatan hingga pendidikan gratis, warga juga bakal memperoleh bantuan modal usaha.

BACA JUGA: Ahok: Suatu Saat Kamu akan Habis

"Jadi kalau mau dagang, kami bantuin. Mau gerobak, kami kasih, asal anda mau dagang," ujar Ahok.

Selain itu, bagi warga yang mau bercocok tanam, Pemprov DKI kata Ahok akan memberikan bantuan. Demikian juga bagi yang ingin beternak ikan, aka diberi bantuan.

BACA JUGA: Asyik Berpose di Tengah Penggusuran, Anak Buah Ahok Panen Kecaman

"Jadi semua tergantung kamu (warga Rawajati yang direlokasi ke Rusunawa Marunda,red), rajin atau malas. Tapi kalau mau jadi Pak Ogah terus di Jakarta, ya susah," ujar Ahok.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejagung Terus Bongkar Korupsi Kegiatan Pengendalian Banjir Jakarta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler