Aji Kritisi Pemanggilan BTN

Kamis, 06 Januari 2011 – 12:09 WIB
SURABAYA - Cara Badan Tim Nasional (BTN) memanggil para pemain Timnas U-23 perlu dipertanyakanUntuk bergabung pada hari ini (6/1), BTN baru mengedarkan surat pemanggilan Selasa lalu (4/1)

BACA JUGA: Inter Milan v Napoli: Masuki Era Baru

Selain itu, pemanggilan tersebut juga tidak pernah dikoordinasikan dengan pelatih tim atau pemain yang bersangkutan.

Wajar jika Aji Santoso tidak tahu menahu tentang pemangilan dua pemainnya
Padahal, Aji berpendapat bahwa pemanggilan tersebut akan lebih baik jika dikoordinasikan dengan pelatih yang bersangkutan

BACA JUGA: Inter Bantah Minati Kaka-Dinho

"Setidaknya kami bisa berkoordinasi untuk menyinkronkan antara kepentingan klub dan kepentingan timnas," tutur Aji kemarin (5/1).

Sebab, Aji juga tidak ingin kepentingan klubnya terbengkalai
Maklum, tenaga Andik Vermansyah dan Lucky Wahyu menjadi tumpuan pada laga perdana Persebaya di Liga Primer Indonesia (LPI) Senin (10/1) mendatang

BACA JUGA: PSSI Tolak Surat LPI

Mereka akan menjamu Bandung FC di Surabaya.

Di sisi lain, dengan berkoordinasi dengan pelatih klub, menurut Aji, setidaknya kondisi terakhir pemain yang bersangkutan juga akan bisa terdeteksi"Tapi pada prinsipnya kami tidak keberatan pemain kami dipanggil timnasItu juga menjadi kebanggaan kami sebagai pelatih," tegasnya.

Sementara CEO PT Pengelola Persebaya Indonesia (PPI) Llano Mahardhika juga senada dengan AjiLlano menyatakan bahwa seharusnya BTN berkoordinasi terlebih dulu dengan pelatih klub yang menaungi pemain yang bersangkutan"Apakah BTN tidak percaya dengan hasil kinerja klub dan kompetisi sehingga membuat program seleksi sampai tiga kloter," kata LlanoMenurutnya, negara maju tidak pernah membuat agenda seleksi pemain timnas dengan durasi yang cukup panjang.

Di sisi lain, dia juga menegaskan bahwa aturan FIFA menyatakan bahwa klub melepas pemain selambat-lambatnya sepuluh hari sebelum pertandingan klubSementara, surat panggilan Andik dan Lucky datang pada 6 hari sebelum Persebaya berhadapan dengan Bandung FC (10/1).

Llano juga berpendapat bahwa pemanggilan pemain untuk bergabung hari ini agak mengganggu timOleh sebab itu, dia akan berembug dengan tim pelatih sebelum memberikan ijin pada dua pemainnyaKarenanya, belum ada keputusan resmi hingga tadi malam.

Andik dan Lucky juga mengaku tidak bernah dihubungi pihak BTN terkai pemanggilan kali ini"Untuk pemanggilan seleksi timnas senior di PSSI (Juni 2010) di Makassar, saya sempat dihubungi pihak BTNTapi yang pemanggilan kali ini belum ada," tutur Andik.

Baik Andik dan Lucky sebenarnya mengaku ingin membela timnasNamun, keduanya menyerahkan sepenuhnya pada manajemen Persebaya"Kalau memang diijinkan manajemen, kami akan bergabung," tutur Lucky.

Pemanggilan tersebut sebenarnya juga berlaku untuk empat pemain PersemaMereka adalah Reza Mustofa, Joko Ribowo, Irfan Bachdim, dan Kim Jeffrey KurniawanNamun, pelatih Persema Timo Scheunemann mensinyalir pemanggilan itu merupakan skenario PSSI untuk mengganjal LPI"Itu cara PSSI untuk merayu pemain klub yang ikut LPI agar meninggalkan klubnya," ujar dia(uan/ito/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Uji Coba Tanpa Persiapan Khusus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler