AKRA Target Produksi 300 Ribu Ton

Rabu, 04 Mei 2011 – 03:21 WIB

JAKARTA - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) bakal menambah kapasitas produksi hingga 300 ribu ton batubaraPeningkatan itu bakal terealisasi sejalan dengan diperolehnya berbagai perizinan sebagai kontraktor tambang batubara

BACA JUGA: Industri Bahan Baku Dapat Insentif

Lewat anak usahanya, PT Bumi Karunia Pertiwi, pemegang konsesi tambang batubara secara resmi mengoperasikan pelabuhan terminal batubara
”Kami juga menunjuk PT Karunia Bumi Khatulistiwa untuk melakukan aktivitas penambangan dan telah memobilisasi peralatan pertambangan yang dibutuhkan,” tutur Haryanto Adikoesoemo Presiden Direktur AKRA di Jakarta, Selasa (3/5)

BACA JUGA: Aceh Ingin Lepas dari Sumut



Perjanjian yang dikantongi perseroan itu berupa izin pinjam pakai dari Menteri Kehutanan Republik Indonesia pada 29 April 2011, SIUP Operasi dan Produksi
Untuk memuluskan rencana tersebut perseroan juga menyiapkan jalan tambang (hauling road) dan sarana penunjang lainnya

BACA JUGA: Potensi Daerah Terbentur Dana

”Kami serius mengerahkan seluruh kekuatan dalam meningkatkan produksi,” imbuhnya

AKRA saat ini sedang membangun fasilitas terminal batubara di Pelabuhan Buntok Baru, di sisi Sungai Barito, Kalimantan Tengah (Kalteng)Terminal batubara itu mempunyai seluas 38 hektar dan memiliki kapasitas barge loading conveyor 1.000 Metrik Ton (MT) per jamFasilitas yang sedang dalam tahap akhir pembangunan ini akan mendukung proses pengiriman dan distribusi batubara kepada pelanggan-pelanggan domestik maupun luar negeri"Ekspansi bisnis tambang batubara dan logistik merupakan perkembangan yang positifEkspansi ini bagian dari fokus perseroan pada bidang energi dan pengembangan infrastruktur logistik untuk mendukung aktivitas penambangan batubara," katanya.

Dengan diterimanya berbagai perizinan yang dibutuhkan, perseroan mengharapkan untuk memulai aktivitas penambangan dalam 2-3 minggu ke depanSepanjang tahun ini ditargetkan produksi total sebanyak 300 ribu tonTahun berikutnya akan meningkat lagi, tapi belum bisa kami hitung berapa besar”Begitu pula berapa besar cadangannya, nanti akan kami umumkan lagi," ujar Suresh Vembu, Direktur perseroan.

Sementara analis dari PT Samuel Sekuritas Indonesia, Yualdo Yudoprawiro, percaya prospek AKRA masih bagusDengan divestasi PT Sorini Agro Asia Tbk (SOBI), AKRA bisa menghilangkan sebagian besar utang yang berasal dari SOBIlaba bersih AKRA juga akan meningkat signifikan sebesar Rp 2 triliunBahkan tanpa SOBI, perseroan masih mampu tumbuh sebesar 14 persen sepanjang 2011 yang sebagian besar disumbankan distribusi BBM yang dipatok tumbuh sekitar 30 persen(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... LPDB-KUMKM Gelar Bursa Lapangan Usaha


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler