Alamak! Uang untuk Bayar Utang Di Kampung Raib Dirampas Penjambret Sialan

Sabtu, 10 Oktober 2015 – 01:59 WIB

jpnn.com - SAGULUNG - Nurlina, 32, warga Perumahan Pluto Blok B Nomor 8 Tanjunguncang bersama anaknya Ari, 3, mendatangi Mapolsek Batuaji lantaran menjadi korban jambret di depan komplek pertokoan Tunas Regency Sagulung, Jumat (9/10) sekira pukul 15.00 WIB.

Seperti dikutip dari Batam Pos (JPNN Group), Nurlina, awalnya hendak pulang ke rumahnya selepas  membeli buah di pasar Fanindo  Batuaji.

BACA JUGA: Begini Cara Nelayan yang Beralih Profesi Jadi Pengedar Menyimpan 3,5 Kg Sabu

Setelah berpindah jalur menuju Tanjunguncang tepatnya di depan komplek pertokoan Tunas Regency, dompet besar yang digantung di Dashboard sepeda motor Beat Putih miliknya dirampas penjambret.

"Aku lihat dia keluar juga dari Fanindo, setelah berpindah arah tepatnya di depan Ruko-ruko itu dia rampas tas saya," ujar Nurlina sambil menangis.

BACA JUGA: Sudahlah Mabuk, Tabrak Tiang Lampu Jalan Hingga Tumbang, Malah Sogok Polisi

Menurut dia pelaku yang hanya satu orang tersebut mengendarai Mio warna merah dengan mengenakan jaket yang juga berwarna merah.  Namun sayang kejadian yang begitu cepat dan membuat dia panik sehingga nomor kendaraan yang dipakai pelaku tidak terbaca oleh korban.

"Dia (pelaku) kelihatannya masih muda, sendiri aja dia. Tadi panik makanya gak sempat lihat plat motornya," ujarnya.

BACA JUGA: Hendak Dimasukkan ke Mobil Tahanan, Doyok Lari ke Pengendara Motor, Kabur

Dia mengatakan setelah mengambil dompet korban, pelaku  lantas berbalik arah dan masuk di wilayah pasar Fanindo. Dia juga sempat berteriak  minta tolong kepada pengguna jalan juga para penjual yang berada di pinggir jalan yang dia lihat, namun tidak ada yang menghiraukan dan hal tersebut membuatnya kecewa.

"Padahal udah teriak gak ada yang mau bantu, seperti ini kali batam ini. Kalau mereka bantu pasti dapat orangnya," katanya.

Akibat kejadian tersebut uang tunai senilai Rp4,8 juta serta satu unit Handphone Lenovo raib. Padahal uang tersebut rencananya dikirim ke kampung untuk keperluan membayar hutang.

"Uang diambilnya semua jadi uang gak ada satu rupiah pun sekarang," pungkasnya. (cr13/ray)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Siswi SMP Lagi Tidur, Paman Masuk Lewat Jendela, Kini Hamil 5 Bulan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler