Alasan Purnawirawan Letjen TNI Ganip Merapat ke PDIP

Minggu, 30 Oktober 2022 – 21:52 WIB
Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI (Purn) Ganip Warsito di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Minggu (30/10). Dokumen DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI (Purn) Ganip Warsito menyebut ideologi yang menjadi dasar baginya bergabung ke PDI Perjuangan. 

Ganip mengatakan itu seusai mengikuti pembekalan kader baru dari PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (30/10). 

BACA JUGA: 6 Profil Eks Pati TNI & Polri Kader Baru PDIP, Bukan Sosok Sembarangan

"Kenapa saya memilih PDIP? Karena saya melihat sejarah idealisme, idelogi dan nasionalisme ini PDIP," ujar alumnus Akmil 1986 itu ditemui di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Minggu. 

Selain ideologi, ujar Ganip, PDIP selama ini dikenal sebagai partai yang konsisten berjuang untuk rakyat kecil, bangsa, dan negara.

BACA JUGA: Purnawirawan TNI-Polri Kader Baru PDIP Didorong Temui Rakyat dan Memperhatikan Pemilih Muda

"Saya ingin memperjuangkan juga karena saya mantan TNI, tentunya memperjuangkan TNI dan rakyat yang kuat untuk bangsa dan negara ini," lanjut eks Kasum TNI itu.

Ganip mengatakan memperjuangkan aspirasi rakyat bisa melalui saluran di legislatif. Dirinya siap berkontestasi di mana pun partai menentukan daerah pemilihan.

BACA JUGA: Hasto PDIP Sebut Sukarelawan Ganjar Rawan Disusupi dan Tak Menghargai Jokowi

"Saya di mana saja siap, karena selama ini saya mempunyai keinginan berjuang untuk masyarakat dan untuk rakyat, bangsa, dan negara," ucap Ganip.

Selain Ganip, beberapa tokoh seperti legenda tenis Indonesia Yayuk Basuki dan pakar gunung berapi Surono atau Mbah Rono turut masuk PDIP. 

Keduanya juga telah mengikuti pembekalan kader baru yang diselenggarakan DPP PDIP di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Minggu ini. (ast/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jadi Kader PDIP, 6 Eks Pati TNI & Polri Langsung Diberi Tugas Khusus


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler