Alhamdulilah, Menko PMK Pastikan WNI ABK Diamond Princess Sehat

Senin, 02 Maret 2020 – 08:45 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (kemeja putih). Foto: Humas Kemenko PMK

jpnn.com, MAJALENGKA - Pesawat yang membawa pulang 69 Warga Negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess dari Jepang tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sesaat setelah tiba, rombongan WNI ABK Diamond Princess langsung melalui serangkaian proses disinfektan. Setelah itu rombongan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan PLTU Indramayu dengan menggunakan empat bus dari RSPAD Gatot Soebroto.

BACA JUGA: MotoGP Qatar Batal Gara-Gara Virus Corona

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyaksikan secara langsung proses kedatangan WNI ABK Diamond Princess sampai dipindahkan ke bus bersama pejabat penting lainnya.

Muhadjir mengucap syukur atas keberhasilan pemerintah dalam melaksanakan pemulangan rombongan WNI ABK Diamond Princess.

BACA JUGA: WNI ABK Diamond Princess ke Majalengka Dahulu, Indramayu, Baru ke Pulau Sebaru

"Alhamdulillah tahap untuk mengangkut para awak Kapal Pesiar Diamond Princess dari Yokohama sudah memasuki tahap yang kedua yaitu landing di Bandara Kertajati dan tadi sudah selesai tepat pukul 00.20 malam, hari Senin, dan sekarang menuju ke Pelabuhan PLN Indramayu," ujar Menko PMK, Senin (2/3).

Berdasarkan laporan tim penjemputan dari dalam pesawat yang berhasil dihubungi, Menko Muhadjir menyampaikan seluruh WNI ABK dalam keadaan sehat.

BACA JUGA: Bukhori PKS Meragukan Status Indonesia Tanpa Virus Corona

"Jadi 69 awak kapal yang diangkut dalam keadaan sehat walafiat dan dalam perjalanan nantinya akan diadakan pemeriksaan sebanyak dua kali. Ketika mereka sampai di kapal nanti juga akan diambil spesimennya lagi" tutur Muhadjir.

Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang mendampingi Menko PMK berhasil menghubungi kapten pilot untuk mengucapkan terima kasih dan mendapatkan laporan kondisi peserta evakuasi tersebut.

Seluruh WNI ABK akan melalui rangkaian berbagai tes kesehatan. Pemeriksaan kesehatan yang cukup ketat menurut Muhadjir dilakukan untuk benar-benar memastikan keadaan seluruh WNI ABK berada dalam keadaan sehat. Muhadjir pun menegaskan tidak ada WNI yang dipulangkan ke Indonesia dalam keadaan sakit.

"Sekali lagi saya sampaikan bahwa mereka adalah dalam keadaan sehat. Karena kalau tidak sehat memang tidak boleh dievakuasi. Itu adalah standar yang ditentukan oleh WHO (World Health Organization). Itu tidak boleh orang (dievakuasi) dalam keadaan sakit. Dan itu kita patuhi," tegasnya. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler