Alhamdulillah, FPKB Sumbang Rp 100 Juta buat Pengungsi Rohingya

Siapkan Pondok Pesantren untuk Menetap

Rabu, 27 Mei 2015 – 01:33 WIB
"Manusia Perahu Rohingnya". Foto: ilustrasi

jpnn.com - JAKARTA - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR, berhasil menghimpun dana sebesar Rp100 juta untuk diserahkan kepada pengungsi Rohingya. Dana tersebut menurut Ketua FPKB DPR, A Helmy Faishal Zaeni, berasal dari seluruh anggota FPKB DPR.

"Untuk tahap pertama ini solidaritas kemanusiaan FPKB DPR telah menghimpun dana sebesar Rp100 juta yang telah dibelikan berbagai barang kebutuhan untuk pengungsi Rohingya di Sumatera Utara dan Aceh," kata A Helmy Faishal Zaeni, di ruang FPKB, Gedung Nusantara I, Senayan Jakarta, Selasa (26/5).

BACA JUGA: DPR Dorong Pembentukan Tim Khusus Raskin Oplosan

Bantuan tersebut lanjutnya, akan diantar langsung oleh anggota FPKB DPR dari daerah pemilihan Sumatera Utara, Marwan Daesopang didampingi anggota Komisi IX DPR RI Siti Masrifah, Arzeti Bilbina, H. Cucun Ahmad Syamsurrizal, dan Ida Fauziah.

Helmy menjekaskan, bantuan ini didasari atas kepentingan solidaritas kemanusiaan dan lepas dari perbedaan suku atau agama. "Ada sekitar 1.500 pengungsi Rohingya terdampar Sumatera Utara dan Aceh dan kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Karena itu, wajib bagi kita meringankan bebannya," ujar mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini.

BACA JUGA: KPK: Putusan Praperadilan Upaya Hambat Pemberantasan Korupsi

Selain itu, FPKB DPR RI juga menyatakan apresiasi atas kerjasama Menlu RI dengan Menlu Malaysia yang sepakat memberikan bantuan kepada pengungsi Rohingya tanpa batas negara masing-masing. "Ini sebuah loncatan luar biasa di bidang kemanusiaan karena PBB belum mengambil sikap, sementara Indonesia dan Malaysia sudah action," ujarnya.

Demikian juga halnya, jika Indonesia mengambil keputusan misalnya pengungsi Rohingya harus menetap dalam batas waktu tertentu di wilayah Indonesia. "PKB sudah menyediakan tempatnya di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, sama halnya ketika pesantren menampung pengungsi Timor Timur dan korban Tsunami Aceh," pungkasnya.(fas/jpnn)

BACA JUGA: KPK Pastikan Penyidikan Kasus Pajak BCA Tetap Lanjut

BACA ARTIKEL LAINNYA... Megawati Ingin Dokumen KAA dan GNB Jadi Warisan Dunia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler