Aliansi 5 Perguruan Tinggi Milik BUMN Resmi Dibentuk

Minggu, 29 Oktober 2017 – 00:15 WIB
Pembentukan Aliansi Perguruan Tinggi Swasta berbasis Badan Usaha Milik Negara (Aperti BUMN). Foto: Istimewa for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Lima perguruan tinggi swasta (PTS) membentuk Aliansi Perguruan Tinggi Swasta berbasis Badan Usaha Milik Negara (Aperti BUMN).

Lima perguruan tinggi itu adalah Sekolah Tinggi Teknik Perusahaan Listrik Negara (STT PLN), Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG), Telkom University (TEL U), Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) dan Universitas Pertamina (UP).

BACA JUGA: SIER Jalin Sinergi dengan 13 BUMN

Aperti BUMN dibentuk untuk membangun kerja sama dari para anggota dalam menjawab tantangan kebutuhan BUMN, mulai kajian ilmiah hingga pemenuhan sumber daya manusia (SDM).

"Aperti BUMN sangat dibutuhkan karena masing-masing universitas memiliki spesialisasi yang dibutuhkan di dunia industri," ujar Ketua Umum Aperti BUMN Akhmaloka di Kantor Pos Ibu kota Jakarta, Sabtu (28/10).

BACA JUGA: Luncurkan Gadai Online, Pos Indonesia Gandeng Pinjam.co.id

Pada kesempatan itu juga dilakukan peresmian Aperti oleh Staf Ahli Menteri Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi Bidang Relevansi dan Produktivitas Agus Puji Prasetyono.

Akhmaloka menjelaskan, Aperti BUMN bertujuan berkolaborasi dalam lima bidang.

BACA JUGA: Pak Jokowi, Please Jangan Jorjoran Utang demi Infrastruktur

Yaitu, penelitian, pengabdian masyarakat, akademik, kerja sama kelembagaan, dan pengembangan sumber daya.

"Salah satu kelebihan perguruan tinggi yang tergabung dalam Aperti BUMN ini adalah dekat dengan industri. Sebagai contoh STT PLN spesialisasi di bidang kelistrikan, STIMLOG di bidang logistik, TEL U di bidang teknologi informasi dan komunikasi, UISI di bidang persemenan, dan UP di bidang energi," ujar rektor Universitas Pertamina itu.

Sementara itu, Direktur Jaringan, Ritel dan Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia Ira Puspadewi mengatakan, tak hanya BUMN, universitas juga bisa bersinergi.

Menurut ira, perguruan tinggi berbasis BUMN ini memungkinkan setiap anggotanya untuk saling berbagai dan mengimplementasikan keahliannya masing-masing dalam berbagai kegiatan bersama.

Sebagai contoh Pos Indonesia (STIMLOG) yang berpengalaman di bidang logistik mengimplementasikannya ke Semen Indonesia dan sebaliknya.

"Era digital itu harus kita sambut dan tidak bisa kita hindari. Sinergi ini bertujuan untuk menyiapkan human capital yang lebih siap menghadapi era digital. Sinergi Aperti BUMN ini salah satunya dengan melakukan project bersama dengan memanfaatkan kekuatan antar-perguruan tinggi. Contohnya mahasiswa STT PLN untuk satu atau beberapa mata kuliah tertentu dapat melakukan kuliah beberapa semester di UISI," kata Ira.

Dia menambahkan, univeristas berbasis industri akan tahu persis industri yang baru dan revolusiner

“Dengan sinergi ini diharapakan akan ada percepatan penyesuaian dalam industri baru itu," kata Ira.

Sementara itu, Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Aperti BUMN Supriadi Legino, menyatakan, tidak hanya konsep Triple Helix (academic, business, and government), tetapi juga sudah meningkat ke quintuple helix dengan community dan environment sebagai elemen keempat dan kelima.

"Sudah saatnya kita membuat suatu applied research yang sesuai dengan kebutuhan industri," papar ketua STT PLN itu.

Salah satu bentuk kegiatan kolaborasi adalah dengan mengadakan forum diskusi ilmiah tingkat nasional yang diberi tajuk Aperti BUMN Discussion Series.

Kali ini forum diskusi perdana mengangkat tema Logistik Digital yang diadakan setelah persemian Aperti BUMN.

Hadir sebagai pembicara kunci yaitu Dirjen Perdagangan Dalam Negeri.

Setelah itu, ada talkshow pembicara panelis ahli logistik yang berasal dari lima perusahaan BUMN. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Meninggal di Kamar, Pegawai BUMN Ditemukan Teman Wanitanya


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler