Amien Beber Kelemahan Sutrisno Bachir

Selasa, 26 Mei 2009 – 18:48 WIB

JAKARTA – Konflik internal di tubuh Partai Amanat Nasional (PAN) makin terbukaKetua Majelis Pertimbangan Pusat PAN Amien Rais bahkan tak sungkan-sungkan membeberkan kelemahan Sutrisno Bachir di dalam menjalankan roda organisasi partai berlambang matahari itu

BACA JUGA: Bukti Kejahatan Robert Dikirim ke Hong Kong

Sebagai Ketua Umum DPP PAN, Sutrisno dinilai gagal menjalin hubungan kebersamaan dengan kader dan simpatisan PAN.

“Harus saya katakan, kaitan antara pimpinan dan keanggotaan nampak lemah dan tipis, sehingga rasa kebersamaan menjadi kurang terasa,” ujar Amien Rais di hadapan peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PAN di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (26/5)
Acara tersebut dihadiri pengurus DPP, MPP, dan DPW PAN seluruh Indonesia.

Amien mengaku mendapat masukan dari para kader di daerah

BACA JUGA: Pemerintah Ambangkan Usulan Pemekaran

Mereka, termasuk para caleg dari PAN, merasa berjalan sendiri-sendiri saat menghadapi pemilu legislatif 9 April 2009 lalu
“Pada pemilu legislatif lalu ada banyak kader dan caleg yang mengatakan bahwa mereka ibarat prajurit yang harus bertempur di lapangan, namun tanpa komando, tanpa peta pertempuran dan bahkan kekurangan logistik,” ungkap Amien blak-blakan.

Guru Besar Fisipol UGM itu juga menyatakan, perolehan suara PAN pada pileg lalu dan mamu meraih sekitar 45 kursi di DPR, bukanlah hasil kerja Sutrisno

BACA JUGA: GMP-AM Gagas Parlemen sebagai Episentrum Berantas Korupsi

Menurutnya, perolehan itu merupakan hasil kerja ekstra keras para caleg PAN sendiri, yang didorong sistem suara terbanyak.

Selain persoalan koordinasi, Amien juga menilai, selama ini manajemen organisasi PAN mirip dengan manajemen perusahaan pribadiDia menyatakan, PAN mestinya dikelola sebagai milik seluruh stakeholders yang jumlahnya jutaan orang“Tidak boleh diperlakukan sebagai sebuah perusahaan pribadi oleh siapapun juga,” ujarnya tanpa menyebut nama.

Hal ketiga yang disentil Amien adalah persoalan politik uang, yang menurutnya telah merembes ke tubuh partaiBahkan, katanya, persoalan ini sudah bukan menjadi rahasia lagi“Hal ini sangat kentara setiap ada pilkada, calon yang meminta dukungan politik PAN harus siap dengan pertanyaan, berapa yang mereka berani siapkan untuk partai sambil diyakinkan bahwa yang diminta itu bukan money politic melainkan political cost,” kata mantan Ketua MPR ituHal itu yang menyebabkan rakyat mulai menjauhi PAN, katanya.

Hal keempat yang disorot Amien, menyangkut banyaknya kalangan artis yang direkrut PAN sebagai calegMenurut Amien, cara yang diterapkan Sutrisno itu tidak sehat karena menimbulkan ‘sakit hati’ di kalangan kader PAN sendiri yang sudah lama berjuang untuk partaiSedang para artis itu muncul secara tiba-tiba“Plesetan PAN sebagai partai artis nasional sedikit banyak justru merugikan citra partai,” katanya(sam/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tangani Sindikat Pemeras, Perwira Polisi Ditangkap Memeras


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler