Amien Rais Diminta Introspeksi Diri Sebelum Kritik Program Sertifikasi Tanah Jokowi

Kamis, 21 Februari 2019 – 11:01 WIB
Presiden Jokowi memberikan sertifikat tanah wakaf secara simbolis kepada warga di Masjid Baiturrahman, Ngawi, Jawa Timur, Jumat (1/2). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JOGJA - Peneliti dari Inspect Ahmad Ma'ruf angkat bicara soal kegaduhan kepemilikan dan penguasaan lahan yang melibatkan kubu Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Kegaduhan ini juga melibatkan tokoh oposisi, di antaranya Amien Rais.

Nah, Ahmad Ma'ruf kecewa dengan pernyataan para tokoh termasuk Amien Rais, yang mengkritik program pemberian sertifikat tanah kepada rakyat.

BACA JUGA: Sebaiknya Amien Rais Berintrospeksi ketimbang Serang Program Sertifikat untuk Rakyat

"Program pemerintah membantu masyarakat dengan memberikan fasilitasi sertifikat tanah adalah program yang baik dan perlu diapresiasi. Meski luasnya kecil , tetapi itu sangat berarti bagi masyarakat. Sertifikat tanah memberikan kepastian hukum," kata Ahmad Ma'ruf seperti dikutip dari Radar Jogja.

Dia pun menyinggung para tokoh yang memiliki tanah dan aset berlimpah, tetapi selalu bicara ketimpangan dan kemiskinan. Menurutnya, masyarakat sekarang sudah cerdas, mengetahui para tokoh yang mengkritik itu sebenarnya mereka memiliki tanah yang berlebih.

BACA JUGA: Politik Tanah Jokowi Bikin Prabowo dan Amien Rais Geger

"Sebagaimana diketahui publik Amien Rais mempunyai tanah yang salah satunya dimanfaatkan untuk bisnis sekolah. Sebaiknya para elite kubu oposisi seperti Pak Amien Rais jujur menyampaikan pada publik berapa luas tanahnya dan apa saja bisnisnya. Bagus juga kalau diaudit sehingga masyarakat luas bisa mengetahui secara utuh mengenai luas tanah dan bisnis yang dikuasai. Lebih baik instropeksi diri,” sentil Ahmad Ma'ruf. (kus/ila)

BACA JUGA: Sindiran Anak Amien Rais ke Jokowi soal Politisasi Agama dan Kriminalisasi Ulama

BACA ARTIKEL LAINNYA... Amien Rais: Tolong Ditulis, Pak Jokowi, Anda Ini Bagaimana sih Maunya?


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler