Amien Rais Sarankan Jokowi dan Luhut Tes Kejiwaan, Kapitra Membalas, Jleb

Senin, 04 April 2022 – 14:52 WIB
Politikus PDIP Kapitra Ampera. Foto: Elfany Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menanggapi Amien Rais yang menyarankan Presiden Jokowi dan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk berkonsultasi ke psikolog.

Menurut Kapitra, seharusnya Amien Rais yang segera diperiksa kejiwaannya ke psikolog.

BACA JUGA: Rapat di DPR, Anak Buah Jokowi Dicecar Soal Isu Presiden 3 Periode

"Kayaknya Pak Amien Rais, tuh, yang perlu tes kejiwaan, ada power syndrome complex yang lagi saya lihat, ya," kata Kapitra kepada JPNN.com pada Senin (4/4).

Kapitra menambahkan selama ini Amien Rais memang selalu memandang buruk kebijakan pemerintahan Jokowi.

BACA JUGA: Bunda Wajib Tahu, Begini Cara Daftar BLT Minyak Goreng, Simak juga Syaratnya

"Diduga dia mengalami power syndrome complex, tidak ada satupun kebijakan pemerintahan Jokowi yang baik di mata dia," ujar Kapitra.

"Cara memandangnya, kalau kita sudah benci dengan seseorang, apa yang dibuat seseorang itu pasti salah. Sama juga kalau kita suka sama seseorang, apa yang dibuat orang itu pasti benar," sambung Kapitra.

BACA JUGA: Jelang FIBA Asia Cup 2022, Menpora Amali: Dukungan Pak Presiden Sangat Luar Biasa

Sebelumnya, Ketua Dewan Syuro Partai Ummat Amien Rais mencurigai Jokowi dan Luhut menderita narsisistik megalomania.

Hal itu menurutnya terlihat dari sikap Jokowi dan Luhut merasa paling tahu, benar, dan menganggap diri sebagai penyelamat bangsa satu-satunya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Amien Rais melalui kanal pribadinya Amien Rais Official di YouTube, Sabtu (2/4).

"Anda berdua ini harus berkaca dan tanya kepada psikolog yang objektif apakah kira-kira anda berdua itu menderita narsisistik megalonia," kata Amien Rais. (cr1/fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Komnas HAM Buka Suara, Presiden Dinilai Pantas Menegur Luhut Binsar, Kasusnya Berat!


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler