AMMI Batalkan Aksi Menjelang Putusan Sengketa Pilpres, Ini Alasannya

Jumat, 19 April 2024 – 12:24 WIB
Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden terpilih Prabowo Subianto meminta agar para pendukungnya membatalkan aksi damai di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, yang rencananya digelar pada Jumat (19/4).

Imbauan tersebut langsung direspons oleh Aliansi Mahasiswa dan Milenial untuk Indonesia (AMMI) yang merupakan bagian dari sukarelawan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

BACA JUGA: AMMI Puji Langkah BNPT Bangun Ketahanan Bangsa Lewat Penguatan Budaya

"Kami menyetujui bahwa apa yang dikatakan Pak Prabowo itu benar demi persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Arip Nurahman, Sekjen AMMI dalam keterangannya, Jumat.

Menurutnya, Prabowo Subianto berusaha untuk menjaga situasi tetap kondusif serta menghindari terjadinya perpecahan di antara sesama anak bangsa.

BACA JUGA: AMMI Gembira Kapolri Samakan Polantas dengan Superhero Marvel

"Ini menunjukkan komitmen dan visi Pak Prabowo bukan sekadar untuk memperjuangkan kepentingan pribadi atau kelompoknya, tetapi untuk kepentingan bangsa," imbuhnya.

Apalagi, lanjut Arip, saat ini konflik Iran dengan Israel mengguncang dunia internasional dan mengganggu beroperasinya sejumlah sektor yang kemudian berdampak pada perekonomian global.

BACA JUGA: Sengketa Pemilu: Menkeu Sri Mulyani Dianggap Membohongi Publik dan Hakim MK

"Saat ini nilai tukar dollar tembus Rp 16. 200. Kalau kondisi ini diperparah dengan kondisi perpecahan di dalam negeri akan tambah merusak perekonomian Indonesia," jelas Arip.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa imbauan Prabowo untuk tidak melakukan aksi di jalan ini sangat tepat.

"Sebelumnya sudah ada komitmen menurunkan 100 ribu sukarelawan Prabowo-Gibran untuk berdemo di depan MK, tetapi dengan imbauan ini situasi tetap tenang," bebernya. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler