Anak Buah Bu Mega Bantah Mangkir Panggilan KPK

Rabu, 14 Desember 2016 – 11:36 WIB
Ilustrasi. Foto dok JPG/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo tiba-tiba muncul di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Arif yang kemarin (13/12) mangkir dari panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik, tidak masuk dalam jadwal pemeriksaan.

BACA JUGA: Oh ini toh Penyebab Ahok Nangis di Persidangan

Karena itu, kedatangannya ke KPK untuk menjelaskan ketidakhadirannya.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, awalnya dia dipanggil penyidik 9 Desember 2016. Namun dia tidak hadir.

BACA JUGA: Pejabat Kota Cimahi Digarap KPK

"Tanggal 9 (Desember 2016), saya sakit. Jadi tidak bisa datang," kata Arif saat akan meninggalkan kantor KPK, Rabu (14/12).

Anak buah Megawati Soekarnoputri di PDI Perjuangan itu melanjutkan, penyidik kemudian memanggilnya lagi pada 13 Desember 2016.

BACA JUGA: Mendagri Segera Berhentikan Ahok

Namun, dia menegaskan, surat panggilan itu sampai di kantornya siang hari. Dia pun mengaku tidak mengetahui adanya pemanggilan tersebut.

"Mungkin soal teknis, saya tidak tahu ada panggilan. Saya baru tahu malam, loh kok ada panggilan," kata Arif.

Karenanya dia datang ke kantor komisi antikorupsi untuk mengonfirmasi bahwa ketidakhadirannya kemarin (13/12), bukan karena sengaja tak mau datang ke KPK.

"Tapi karena saya tidak memiliki informasi mengenai hari (pemangilan) kemarin. Tadi diumumkan nanti saya akan diberitahukan kemudian kapan saya diperiksa," tutur Arif.

Dia mengatakan, belum ketemu penyidik yang akan memeriksanya. Namun dari pihak KPK tadi sudah memberitahu kapan jadwal pemanggilan Arif lagi.

Untuk itu dia kembali menegaskan perihal ketidakhadirannya.

"Tidak mangkir saya, karena saya tidak mengerti suratnya makanya saya dengan niat baik datang ke sini untuk menjelaskan," paparnya.(boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyerang SD di Sabu Raijua Mati di Tahanan Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler