Anak di Bawah Umur Jadi PSK Agar Bisa Foya-Foya

Minggu, 07 Mei 2017 – 04:43 WIB
Ilustrasi prostitusi. Foto: AFP

jpnn.com, SAMARINDA - Kemajuan teknologi membuat segala urusan makin mudah.

Tak terkecuali urusan menyalurkan nafsu.

BACA JUGA: Saingi Kalteng, Kaltim Siap Jadi Ibu Kota Indonesia

Cukup bertraksasi lewat media sosial, pria hidung belang bisa mendapatkan wanita pemuas syahwat.

Berdasarkan catatan Balikpapan Pos, praktik human trafficking melalui medsos bukan hal yang baru.

BACA JUGA: Akun Lendir, Jual Satu Gadis Dua Juta Per Malam

Selama 2017, Subdit IV Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Kalimantan Timur telah mengungkap beberapa kasus human trafficking yang dipasarkan melalui medsos.

“Fenomena saat ini banyak dipengaruhi medsos yang berkembang, karena memang lebih gampang diakses,” terang Kasubdit IV Renakta AKBP Asri Delfi, Jumat (5/5).

BACA JUGA: Begini Cara PSK Jajakan Diri di Twitter

Dalam praktik prostitusi online, pria hidung belang yang tertarik dengan wanita yang dipasarkan oleh muncikari langsung membuat kesepakatan harga.

Setelah itu, pria hidung belang janjian bertemu.

“Biasanya mereka bertemu kalau tidak di tempat karaoke atau di THM. Setelah cocok, biasanya muncikarinya sendiri yang mengantarkan ke hotel yang telah ditentukan,” bebernya.

Dia menambahkan, PSK harus berbagi hasil dengan muncikari.

Khusus PSK yang masih di bawah umur, mereka menggunakan uang haram itu untuk berfoya-foya.

“Selain melalui medsos, pemasaran anak di bawah umur sendiri biasa dilakukan dari teman ke teman. Kami akan terus pantau dan membongkar praktik penjualan anak di bawah umur ini,” tandasnya. (pri/ono/k1)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PSK Online, Tinggal Duduk di Rumah Tunggu Panggilan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler