Ancam Potong TKD PNS yang Bolos di Harpitnas

Jumat, 15 Mei 2015 – 12:12 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan para pejabat Pemprov DKI. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Disinyalir, banyak PNS DKI Jakarta yang mengambil cuti lantaran hari terjepit nasional (Harpitnas). Hal ini terlihat dari senam yang rutin dilakukan tiap Jumat pagi, yang hari ini tak seramai seperti biasanya.

Seperti diketahui, Kamis (14/5) kemarin merupakan hari libur nasional yakni Hari Kenaikan Isa Almasih. Disebut Harpitnas lantaran besok sudah memasuki Sabtu dan Minggu.

BACA JUGA: Kepulauan Seribu Butuh Dermaga Khusus

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menyatakan akan mengecek kebenaran pengambilan cuti PNS tersebut. Agar diketahui kebenarannya atau hanya sekedar bolos.

“Nanti BKD (Badan Kepegawaian Daerah) akan periksa. Yang cuti itu ya potong saja cutinya,” kata Ahok di balai kota, Jumat (15/5).

BACA JUGA: Ahok: PSK yang Nggak Laku Dikejar, Yang di Hotel Kagak Tau

Untuk pegawai yang ketahuan bolos, Ahok menyatakan akan memberi sanksi tegas. Sanksi tersebut salah satunya berupa pemotongan tunjangan kinerja dinamis (TKD). “Nggak jelas ya harus dipotong TKD-nya,” ucapnya.

Imbas Harpitnas bukan hanya untuk yang cuti atau bolos, bagi pegawai yang datang terlambat juga disiapkan sanksi. “Sekarang belum lihat evaluasinya. Harusnya, TKD juga hilang kan nggak pantas juga telat,” ujar pejabat asal Belitung tersebut. (Dedi Y/dio)

BACA JUGA: Garda OTO Peringati Global Road Safety Week 2015

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahok Tak Mau Marah-Marah Lagi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler