Andi Akmal Tegaskan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran untuk Petani

Minggu, 14 November 2021 – 19:25 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian Andi Akmal Pasluddin. Foto: Humas FPKS DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menegaskan penyaluran pupuk bersubsidi harus tepat sasaran untuk petani yang mempunyai lahan dua hektar ke bawah.

Hal itu diungkapkan langsung Andi Akmal saat melakukan kunjungan Panja Pupuk Bersubsidi dan Kartu Tani Komisi IV DPR RI ke KUD Tani Jaya, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto, Jawa Timur beberapa hari lalu.

BACA JUGA: Andi Akmal Dorong Pengembangan TN Bantimurung Bulusaraung untuk Tingkatkan PAD

"Jadi, memang kami ingin mendengarkan (aspirasi) langsung dari distributor, pengecer, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan kelompok tani, sebenarnya apa masalah di lapangan. Kalau stok (pupuk bersubsidi) memang nyatanya kurang," kata Akmal.

Diketahui, e-RDKK penerimaan pupuk subsidi dan Kartu Tani diterapkan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran.

BACA JUGA: Andi Akmal Soroti Perusahaan Sawit Pelanggar HGU

Kebijakan e-RDKK juga berguna untuk memperketat penyaluran pupuk bersubsidi, sehingga tidak dapat diselewengkan dan mencegah adanya duplikasi penerima pupuk.

"Kami ingin ke depannya pupuk bersubsidi ini kita evaluasi. Apakah pupuk bersubsidi ini akan seperti sekarang, kita perbaiki penerimanya, atau subsidi di hilir, atau petani diberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pembelian pupuk ini," ungkapnya.

BACA JUGA: Andi Akmal: Sudah Saatnya Badan Pangan Nasional Jadi Operator

"Nah, sementara hal ini masih didiskusikan. Kita akan terus mencari formulanya yang baik seperti apa," sambung politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Akmal berharap, dengan kunjungan Panja Pupuk Bersubsidi dan Kartu Tani Komisi IV DPR RI tersebut, pihaknya bisa menemukan permasalahan penyaluran pupuk bersubsidi sebenarnya yang terjadi di lapangan.

Kemudian, kata dia, bisa memberikan solusi terbaik untuk penyelesaian masalah yang ada.

"Tentunya ini menjadi bahan bagi kami untuk mengambil keputusan dari rekomendasi pupuk bersubsidi ini, sehingga ke depannya kita berharap pupuk bersubsidi ini tidak lagi terlalu banyak masalah," harap Andi Akmal. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Andi Akmal: Sektor Pertanian Akan Cepat Maju jika Importasi Produk Pangan Dibatasi


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler