Anggap Rencana ASDP Bedakan Tarif Pemudik Masuk Akal

Kamis, 17 Juli 2014 – 12:27 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Rencana PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry untuk menerapkan beda tarif pemudik berdasarkan perbedaan waktu, siang dan malam belum mendapat lampu hijau dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Lalu apa tanggapan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan? Mantan Dirut PLN ini paham mengapa pihak Kementerian Perhubungan belum juga memberi lampu hijau pada ASDP.

BACA JUGA: Tinggi Permintaan Daerah Gelar Sosialisasi Simulasi CAT

"Saya secara pribadi setuju (ASDP bedakan tarif siang-malam), tapi pemerintah enggak setuju karena sama saja dengan menaikkan tarif," ujar Dahlan di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (17/7).

Untuk mengurangi kepadatan penumpang, terutama jelang lebaran diakui Dahlan cara itu ampuh untuk mengeser pemudik agar melakukan perjalanan di siang hari. Sebab selama ini banyak penumpang yang lebih memilih melakukan perjalanan di malam hari lantaran tak mau kepanasan di siang hari.

BACA JUGA: Soal Quick Count RRI, Tifatul: Bukan Urusan Saya!

Nah dengan diterapkan tarif malam lebih mahal atau dua kali lipat dari tarif siang hari, diharapkan para pemudik bisa beralih melakukan perjalanan.

"(Penerapan tarif siang-malam) itu cara yang sangat rasional menurut saya," terang dia.

BACA JUGA: Banyak Honorer K2 Belum Tahu Surat Nomor B.2605

Karenanya, agar tarif tidak naik dan penumpang tidak komplain, Dahlan menyarankan agar masyarakat mau melakukan perjalanan di siang hari.

"Idenya kan sangat rasional, tapi karena nggak disetujui (Kemenhub), lebih baik masyarakat yang lebih mengerti berangkat siang, karena kondisi ini betul-betul menyusahkan," pinta pria asal Magetan ini. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Koalisi Merah Putih Menerima Kekalahan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler