Anggaran Pendidikan Anak Usia Dini Ditambah

Selasa, 25 Juli 2017 – 14:37 WIB
Muhadjir Effendy. Foto: JPG/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan, pendidikan universal untuk anak usia dini akan menjadi prioritas pemerintah tahun depan. Saat ini dari anggaran pendidikan Rp 39 triliun, sebanyak Rp 21 triliun dialokasikan untuk pendidikan dasar. Sedangkan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak sampai Rp 3 triliun.

“Pola anggaran pendidikan sepertinya harus diubah. Selama ini anggarannya fokus pada pendidikan dasar. Untuk PAUD sangat kecil padahal pendidikan dimulai sejak usia dini," kata Muhadjir dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (25/7).

BACA JUGA: Latisha Luna, Wakil Indonesia di Ajang WSC 2017 di Hanoi, Keren!

Dia berjanji tahun depan anggaran PAUD akan ditambah. Bahkan untuk mendukung program nasional dan melaksanakan implementasi prioritas SEAMEO, Indonesia akan mendirikan Regional Centre ketujuh yaitu SEAMEO Regional Centre for Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP) di Lembang, Jawa Barat

“Pendirian SEAMEO CECCEP ini sesuai persetujuan 11 menteri pendidikan Asia Tenggara,” kata Muhadjir.

BACA JUGA: Luar Biasa, Pelajar Indonesia Sabet 63 Medali di World Scholars Cup

Lembaga serupa sudah dibuat di Singapura dan Malaysia. Indonesia baru dibangun tahun ini, melengkapi enam lembaga pendidikan lainnya.

"Ini sejalan dengan program pendidikan karakter di mana keluarga menjadi salah satu pusat pendidikan. Dengan sekolah lima hari, keluarga akan diberikan ruang cukup dua hari untuk memberikan pendidikan kepada anaknya. Sekolah akan menjadi pusat manajemen," tandasnya.(esy/jpnn)

BACA JUGA: Indonesia Utus 12 Siswa Ikut Olimpiade Matematika di India

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Syarat Kurikulum 2013 Bisa Berjalan Baik


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler