Anggito Anggap Dana Dapil tak Masalah

Selasa, 14 Juni 2011 – 16:31 WIB
JAKARTA- Usulan alokasi anggaran berdasarkan daerah pemilihan (Dapil) tiap anggota DPR, pernah mencuat kepermukaan beberapa waktu laluNamun, wacana itu akhirnya batal karena banyak kritikan dari publik

BACA JUGA: Agun Gunanjar: Posisi KPU dan Bawaslu Harus Sama

Namun menurut mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Anggito Abimanyu, usulan dana Dapil tidak melanggar ketentuan Undang-Undang dan sah-sah saja untuk diusulkan kepada pemerintah.

"Mungkin banyak yang memandang negatif masalah dana Dapil ini
Namun menurut pandangan saya, usulan ini tidak ada masalah dan saya sudah tuliskan semua alasannya mengenai hal itu," kata Anggito saat peluncuran buku perdananya berjudul Refleksi dan Gagasan Kebijakan Fiskal, di kantor Kementrian Perekonomian, Selasa (14/6).

Dana Dapil kata Anggito,  bisa disalurkan melaluui APBD dan bukan berarti untuk kepentingan pribadi

BACA JUGA: Surat MK Diterima KPU Usai Pleno

Karena semua prosesnya masih tetap melalui aturan penganggaran yang ada, baik APBN maupun APBD.

"Jadi menurut saya, usulan tersebut tetap sah-sah saja
Pemerintah dalam hal ini Kemenkeu, tidak boleh menutup mata seolah-olah formula dana Dapil itu tidak mungkin disusun," katanya.

Dikatakan Anggito, tujuan dari dana Dapil atau transfer daerah adalah sama, yakni sama-sama untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat

BACA JUGA: Belanja Daerah Kecil Picu Munculnya Calo Anggaran

Hanya saja masih perlu sosialisasi dan formulasi yang matang, agar dana-dana ini tidak menimbulkan persepsi dan juga bahan kritikan di tengah masyarakat.

Menurut dosen senior UGM ini, justru dana Dapil yang diatur dengan demikian transparan, akan mengurangi kecurigaan selama ini dari publikAnggito juga menekankan praktik korupsi anggaran di pihak eksekutif dan legislatif di belakang meja yang harus ditinggalkan.

"Antara pemerintah dan DPR, menurut saya perlu satu hubungan yang harmonisJadi kita tidak selalu harus berprasangka buruk terlebih dahulu," kata Anggito yang tertuang dalam bukunya.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PAN Sesalkan Sikap BK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler