Anggodo datang ke KPK lebih awal sekitar pukul 08.40 WIB
BACA JUGA: Internal Audit Bank Century Merasa Dibohongi
Seperti biasanya, Anggodo tampil rapi dengan menggunakan jas warna krem dan kemeja warna oranyeSaat keluar, Anggodo sama sekali tak memberikan komentar atas jalannya pemeriksaan itu
BACA JUGA: Robert Bantah hasil Audit BPK
Dia melewati kepungan wartawan dengan tetap mengunci mulut.Keluarnya Anggodo itu sempat diwarnai kericuhan
BACA JUGA: Susno Diadji Diusulkan Dikonfrontir di Pansus
Mahasiswa berjaket biru itu berteriak-teriak meminta agar KPK segera menangkapnya"Tangkap Anggodo sekarang juga," teriak mahasiswa itu sambil melompat-lommpat di atas kap mobil.Tingkah mahasiswa ini mengakibatkan mobil Anggodo sedikit ringsekKontan, tingkah mahasiswa itu memicu kemarahan sejumlah wartawan yang meliput peristiwa ituMahasiswa dan wartawan sempat berkejar-kejaran menangkap mahasiswa itu.
Saat mobil melaju, mahasiswa juga melempar telur ke arah mobil pengusaha kelahiran Surabaya ituSementara, kemarahan wartawan juga dilampiaskan dengan membongkar tenda-tenda mahasiswa yang selama tiga bulan ini menginap di halaman KPKMereka menuntut penuntasan skandal bank Century.
Pengacara Anggodo, Bonaran Situmeang, mengaku kecewa dengan kejadian itu"Kalau begini, apa KPK tidak aman?" ungkapnyaKarenanya, ia menyebutkan bahwa pihaknya akan meminta pengamanan dari pimpinan KPK.
Dalam pemeriksaan kemarin, Anggodo ditanya sebanyak 10 pertanyaanHanya saja, Bonaran mengaku tak mengetahui materinya secara detailPemeriksaan itu menjadi lama, karena Anggodo harus mengingat-ingat peristiwa yang ditanyakan"Ya, karena mengingat, makanya lama," jelasnyaAnggodo akan diperiksa lagi hari ini, Selasa (12/1)), mulai tengah hari.
Pada pemeriksaan pertama, Anggodo harus menjawab 26 pertanyaan yang diajukanNamun yang fokus terhadap persoalan tersebut hanya 24 poin pertanyaanDi tengah pemeriksaan Anggodo juga diberi kesempatan istirahat untuk makan siang.
Pada pemeriksaan pertama itu, setidaknya Anggodo harus 10 jam bertahan di KPKSaat itu, status Anggodo juga belum naik menjadi tersangkaDia juga menjanjikan bakal kooperatif memenuhi panggilan KPKPengusaha kayu jati itu juga menjamin tak akan kabur.
Sikap tegas KPK saat ini memang tengah ditunggu-tunggu publikSetidaknya, langkah KPK dalam menangani pria kelahiran Surabaya itu menunjukkan komitmen komisi itu terhadap pemberantasan mafia hukum.
Kinerja KPK dalam penanganan kasus itu juga terus dikawal oleh Satgas Pemberantasan Mafia HukumMereka yakin komisi bisa menuntaskan kasus yang menjadi sorotan publik itu secara baik(git)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pembuatan 247 NCD Atas Usul Utusan Budi Sampoerna
Redaktur : Tim Redaksi