Anggota Direksi & Dewan Komisaris LPKR Berubah, Ini Susunannya 

Senin, 09 Oktober 2023 – 12:05 WIB
Anak usaha LPKR, yaitu PT Siloam International Hospitals Tbk (Siloam), berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sepanjang Semester I/2023. Foto dok. Siloam

jpnn.com, JAKARTA - Anggota direksi dan Dewan Komisaris PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) berubah. Perubahan tersebut berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa LPKR pada 5 Oktober 2023.

Adapun susunan direksi perseroan, yaitu Ketut Budi Wijaya menjadi presiden direktur, Wakil Presiden Direktur Dicky Setiadi Moechtar. 

BACA JUGA: LKPR Komitmen Menghijaukan Kawasan Kota Mandiri, Ini Buktinya 

Jajaran direktur terdiri dari John Riady, Marshall Martinus Tissadharma, Surya Tatang, Dominique Dion Leswara, David Iman Sentosa, Phua Meng Khuan (Daniel Phua), dan Gita Irmasari.

Untuk susunan Dewan Komisaris, John A. Prasetio sebagai Presiden Komisaris/Komisaris Independen.

BACA JUGA: Begini Strategi LKPR Mengelola Air di Kota Mandiri

Komisaris Independen ada dua, yaitu Anangga W. Roosdiono, dan Kartini Sjahrir. Jajaran komisaris, Kin Chan, George Raymond Zage III, dan Anand Kumar.

Presdir Ketut Budi Wijaya mengungkapkan pada Semester I/2023, LPKR berhasil mencapai NPAT positif sebesar Rp 1,1 triliun.

BACA JUGA: Penjualan Rumah Tapak Lippo Cikarang Meningkat, LKPR Terkena Imbasnya

Ini capaian yang menggembirakan disebabkan pencapaian NPAT positif pada Kuartal II/2023 didukung peningkatan fundamental bisnis di semua segmen bisnis, tanpa one off event. 

"Pencapaian NPAT positif ini didukung oleh 19% pertumbuhan pendapatan serta 39% pertumbuhan EBITDA dibandingkan tahun sebelumnya," kata Ketut Budi Wijaya dalam keterangannya, Senin (9/10).

Untuk segmen real estat, pra penjualan pada Semester I/2023 mencapai Rp 2,48 triliun atau setara dengan 50,6% dari target prapenjualan tahun 2023 yang sebesar Rp 4,9 triliun.

Untuk segmen kesehatan, yang dioperasikan oleh anak usaha LPKR, yaitu PT Siloam International Hospitals Tbk (Siloam), berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sepanjang Semester I/2023 dan membuktikan pertumbuhan berkesinambungan terlepas dari faktor musiman periode Lebaran di Kuartal II/2023.

Pendapatan dan EBITDA Semester I/2023 ini, masing-masing dibukukan pada angka Rp 5,3 triliun (lebih tinggi 20% dibandingkan tahun sebelumnya) dan Rp1,4 triliun (meningkat 48% dibandingkan tahun sebelumnya).  

Lebih lanjut dikatakan Ketut Budi Wijaya, untuk segmen gaya hidup (lifestyle) juga mencatatkan perbaikan pada Semester I/2023 ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan mal sampai dengan Semester I/2023 meningkat sebesar 59% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp275 miliar, sementara Hotel Aryaduta membukukan pendapatan 28% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, meningkat menjadi Rp 201 miliar.

Pada sisi ESG, tahun ini, LPKR meluncurkan agenda keberlanjutan 2030, yang merupakan komitmen publik LPKR untuk mencapai serangkaian target ESG secara holistik dan terukur.

Agenda ini menyelaraskan kebijakan perusahaan dan rencana pertumbuhan bisnis LPKR dengan tujuan serta strategi keberlanjutan perusahaan.

"Agenda ini juga memastikan bahwa LPKR mengambil pandangan jangka panjang terhadap ESG seiring dengan transisi perusahaan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," pungkas  Ketut Budi Wijaya. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
LKPR   Direksi   RUPS   Lippo Karawaci  

Terpopuler