Anis Matta Berbagi Cara Jitu untuk Atasi Ancaman Disintegrasi Sosial

Minggu, 13 Desember 2020 – 09:14 WIB
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta. Foto: Dok. Partai Gelora

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, Indonesia sebagai bangsa telah beberapa kali menghadapi ancaman eksistensialnya berupa disintegrasi teritorial.

Menurut dia, sejak awal kemerdekaan hingga pasca-Reformasi, bangsa Indonesia bekerja keras mengatasi tantangan itu. Hingga kini ancaman itu relatif bisa ditangani tangani walau masih ada sejumlah pekerjaan rumah di Aceh dan Papua.

BACA JUGA: Partai Gelora Menang di 117 Pilkada, Anis: Datanya Bisa Dipertanggungjawabkan

“Sekarang kita menghadapi ancaman baru, yakni disintegrasi sosial. Tantangan ini muncul akibat pembelahan politik yang semakin dalam, berbagai peristiwa politik terjadi sejak pilpres 2014 hingga sekarang. Masyarakat merasakan hilangnya kenyamanan hidup bersama sebagai sebuah bangsa," kata Anis Matta dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/12/2020).

Anis Matta menilai Bangsa Indonesia lahir dari imajinasi dan perenungan filosofis para pendirinya. Bangsa Indonesia ada karena konsensus hidup bersama untuk mencapai kesejahteraan bersama. Imajinasi, penghayatan, dan konsensus itu harus sama-sama kita rawat.

BACA JUGA: Bupati Mathius Awoitauw Dorong Penguatan Kesejahteraan Orang Asli Papua dengan Pendekatan Adat

Sehingga tidak ada alasan lain mengapa harus menghimpun diri dalam bangsa dan negara Indonesia, selain untuk melindungi segenap bangsa dan tanah air,  mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mencapai kemakmuran.

“Dan ke luar, kita ingin menjadi bangsa yang sejajar dan mampu ikut mempengaruhi jalannya sejarah dunia," katanya.

BACA JUGA: Saran Ustaz Mahfuz Gelora soal Polemik Habib Rizieq

Berbagai ancaman teritorial yang dulu pernah ada telah dijawab dengan rekonsiliasi. Di Aceh dilaksanakan rekonsiliasi pasca-Tsunami, di Papua telah mengintegrasikan aspirasi warga Papua dalam agenda pembangunan nasional. Rekonsiliasi adalah jawaban terhadap tantangan disintegrasi.

"Dari pengalaman itu saya sekali lagi menghimbau agar kita semua melaksanakan rekonsiliasi, terutama antara pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat, untuk mencegah disintegrasi sosial yang makin dalam," tegas Ketua Umum Partai Gelora Indonesia.

Anis Matta menegaskan, terpilihnya sejumlah pemimpin dan konfigurasi politik baru hasil pilkada merupakan momentum yang bisa dimanfaatkan untuk terus menggulirkan semangat rekonsiliasi kepada masyarakat luas.

"Semangat rekonsiliasi itu pula yang akan membuat negeri ini kembali menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh penghuninya. Kita berdoa semoga Allah SWT melindungi Indonesia dan memberi jalan keluar dari tantangan besar yang kita hadapi saat ini. Aamiin", pungkasnya.(fri/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler