Antisipasi Kepadatan Arus Mudik, Pupuk Indonesia Distribusikan Pupuk Lebih Awal

Rabu, 20 April 2022 – 21:53 WIB
Stok pupuk yang disiapkan PT Pupuk Indonesia. Foto dok humas Pupuk Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) melakukan distribusi pupuk lebih awal ke berbagai daerah.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas, kebijakan satu arah dan ganjil genap pada saat arus mudik Lebaran.

BACA JUGA: Wow, Mencukur Bulu Kemaluan Bisa Menambah Vitalitas Pria, Bagaimana dengan Wanita?

SVP Distribusi Pupuk Indonesia Syamsu Alamsah mengatakan Pupuk Indonesia akan melakukan pengiriman pupuk untuk stok saat Lebaran dan setelahnya dengan menggunakan jalur non-tol serta pendistribusian lebih awal.

"Berpengaruh sih iya, tapi harus ada antisipasi. Antisipasinya dikirim dari sekarang," kata Syamsu.

BACA JUGA: Dewi Perssik: Aku Terlalu Liar di Ranjang, Biar Aku yang Goyang, Cowoknya Diam

Syamsu juga mengatakan truk untuk distribusi pupuk masih diperbolehkan beroperasi pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran, sehingga memastikan ketersediaan di musim tanam.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga akan mengirimkan pupuk melalui kereta api untuk wilayah yang dapat terjangkau moda transportasi tersebut, khususnya di wilayah Jawa Barat.

BACA JUGA: Lewat Cara ini Pupuk Indonesia Terus Genjot Efisiensi Produksi dan Hilirisasi Produk

Syamsu menyebutkan tren permintaan pupuk saat ini sedang tinggi memasuki masa tanam musim kedua.

Bahkan dia mengatakan tren permintaan pupuk juga sudah terjadi sejak awal tahun pada musim tanam pertama.

Dia menjelaskan penyerapan pupuk pada musim tanam pertama mencapai 101 persen untuk urea dan 127 persen untuk pupuk NPK.

Sementara untuk stok pupuk jelang Lebaran atau musim tanam kedua, Pupuk Indonesia juga memastikan ketersediaannya aman.

Stok pupuk urea saat ini mencapai 209 persen dari ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah dan untuk NPK 267 persen.

Stok pupuk tersebut cukup untuk kebutuhan sektor pertanian hingga satu bulan ke depan di seluruh Indonesia.

Saat ini moda transportasi untuk proses pendistribusian pupuk juga aman, baik truk maupun kapal laut.

Dia menjelaskan saat ini kapal untuk pendistribusian pupuk antar pulau sudah kembali tersedia setelah sebelumnya sempat langka.

"Moda transportasi memang sempat terganggu, sekarang sudah ada kapal-kapal besar, kapal kecil, kapal kontainer semua kami pakai kirimkan pupuk dari lini 1 pabrik-pabrik ke pelabuhan pelabuhan," seru Syamsu.(ANT/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penegakan Hukum Era Jokowi Tegas Bisa Ungkap Dalang Mafia Minyak Goreng


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler