Antisipasi Varian Omicron, Ayo Tetap Patuhi Prokes dan Segera Vaksinasi

Selasa, 30 November 2021 – 06:56 WIB
Waspada varian baru corona. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Varian baru virus Corona B.1.1.529 atau varian omicron telah ditemukan di sejumlah negara Afrika dan menjadi perhatian dunia setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkategorikannya sebagai varian of concern (VoC).

Masyarakat Indonesia diminta untuk tetap waspada dengan meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes) dan menyegerakan vaksinasi.

BACA JUGA: Ayo, Lakukan Langkah Sederhana ini Untuk Menghadapi Varian Baru COVID-19

Pakar Kesehatan Elizabeth Jane Soepardi menjelaskan mutasi varian Omicron diperkirakan menjadi penyebab peningkatan kasus secara eksponensial di Afrika Selatan dalam 2 pekan terakhir.

"Varian baru ini sangat diantisipasi karena mutasi varian ini mencapai lebih dari 50 pada spike protein lebih dari 30," beber Jane Soepardi melalui rilis Kementerian Kominfo yang diterima Selasa (30/11).

BACA JUGA: Ahli Epidemiologi Beri Saran Mengantisipasi Varian Baru COVID-19, Begini

Tak hanya di Afrika Selatan, virus ini juga mulai terdeteksi di berbagai belahan dunia lainnya. Di Belgia misalnya, terdeteksi ada 26 kasus yang berasal dari wisatawan Mesir.

Kasus serupa juga tercatat di Botswana dan Hong-kong yang masing-masing diperkirakan terbawa oleh pelancong dari Afrika Selatan.

BACA JUGA: Waspada, Varian Baru COVID-19 Mengakibatkan 100 ribu Angka Kematian

Negara-negara lain seperti Australia, Israel, Swiss, Jerman, dan Inggris juga melaporkan virus ini telah ditemukan di negara mereka masing-masing.

Secara total, hingga 29 November 2021, total kasus varian omicron yang terlaporkan telah mencapai 159 kasus dari 14 negara.

Meski tengah menjadi kekhawatiran global, Jane menjelaskan para peneliti dunia saat ini masih mempelajari varian tersebut.

Dengan kata lain, para peneliti belum ada yang dapat memastikan seberapa berbahaya virus ini dari sisi tingkat penularan maupun keganasan penyakit yang ditimbulkan dibandingkan dengan varian lain yang sudah ada.

Dia menambahkan para peneliti juga masih mengkaji lebih jauh terkait efektivitas penerapan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak dalam mencegah varian tersebut.

Meski begitu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan dengan tetap mematuhi prokes yang berlaku dan menyegerakan vaksinasi.

"Munculnya varian baru termasuk omicron juga masih dalam penelitian," kata Doktor Bidang Penelitian Pelayanan Kesehatan dari Erasmus University, Belanda ini.

Sebelumnya, pemerintah menegaskan akan memperketat pintu masuk ke Indonesia, khususnya dari negara yang telah melaporkan adanya penyebaran varian Omicron.

Pemerintah juga bakal memantau kepulangan para pekerja migran Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru. (mrk/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kominfo   varian omicron   prokes   vaksinasi   Virus   Kasus  

Terpopuler