Apa Maksudnya Menjadikan Alquran Barbuk Terorisme?

Sabtu, 19 Mei 2018 – 14:51 WIB
Saleh Partaonan Daulay. Foto: Humas DPR

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay kecewa berat karena kitab suci Alquran dijadikan barang bukti kejahatan terorisme.

"PAN menolak dengan tegas Alquran dijadikan sebagai barang bukti tindak terorisme," ujar Saleh, Sabtu (19/5).

BACA JUGA: Berantas Terorisme, Polri Sudah Lampaui Batas

Dia mengatakan, Alquran adalah kitab suci umat Islam yang harus dihormati dan dijaga.

“Apa maksudnya Alquran sebagai barang bukti? Apakah karena ditemukan di tempat atau rumah terduga teroris? Takutnya ada multitafsir," kata Saleh.

BACA JUGA: Alquran Jadi Barbuk Terorisme, Pentolan Gerindra: Pelecehan!

Saleh mengingatkan jangan sampai setiap orang yang memiliki Alquran  malah dicurigai sebagai teroris.

"Itu berbahaya sekali dan potensial menimbulkan kegelisahan," tegas Saleh.

BACA JUGA: Teror Marak, Elektabilitas Jokowi Tetap di Puncak

Menurut Saleh, terorisme tidak ada sangkut pautnya dengan agama.

Terorisme adalah kejahatan kemanusiaan yang dibungkus dengan wajah agama.

Bagi umat Islam, sambung Saleh, tindakan terorisme sangat merugikan.

Sebab, umat Islam mengecam terorisme dan ingin menciptakan situasi yang damai serta tenteram. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... HNW: Harusnya Intelijen yang Diperkuat


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
terorisme   Alquran  

Terpopuler