Aparat TNI-Polri Datangi Markaz Syariah Milik Habib Rizieq, Ada Apa?

Kamis, 14 Januari 2021 – 00:46 WIB
Jalan masuk ke Markaz Syariah Pesantren Alam dan Agrokultural milik Habib Rizieq Shihab di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Foto: Radar Bogor

jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Petugas TNI-Polri mendatangi Markaz Syariah Pesantren Alam dan Agrokultural milik Habib Rizieq Shihab, di Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (13/1).

Kedatangan petugas untuk melakukan sosialisasi masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam mencegah penyebaran Covid-19.

BACA JUGA: Iwan Nurdin Angkat Bicara soal Sengketa Lahan Markaz Syariah FPI di Megamendung

Sosialisasi itu dipimpin Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Kapolres Bogor AKBP Harun dan Muspika Megamendung.

“Jadi apabila ada masyarakat yang datang dari luar wilayah Megamendung harus bisa menunjukkan hasil rapid atau swab test. Didapat informasi ada 17 orang yang berasal dari Tasikmalaya untuk belajar di MS (Markaz Syariah) ternyata sudah kembali ke kampung halamannya,” kata Brigjen TNI Achmad Fauzi, dalam keterangannya.

BACA JUGA: Kombes Satake: Perintah Pak Kapolda Tegas, Proses Pidana dan Pecat!

Kemudian petugas memberikan pemahaman terkait protokol kesehatan termasuk di lingkungan pondok pesantren.

Selain sosisalisasi, petugas juga melakukan rapid antigen terhadap beberapa pengurus dan pendatang di pondok pesantren.

BACA JUGA: Anggota Reskrim Curigai Muatan di Dalam Truk, Teganya

“Dilanjutkan dengan pelaksanaan rapid test bagi para pengurus MS. Untuk para pendatang dari luar wilayah Kecamatan Megamendung maka diwajibkan melaksanakan rapid test. Terkait warga luar yang datang ke Markaz Syariah diharapkan dari pihak markas sendiri harus lebih selektif,” katanya.

Dia pun mengimbau masyarakat khususnya di wilayah Bogor, Sukabumi dan Cianjur untuk selalu menegakkan protokol kesehatan.

Jika ditemukan pelanggar, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan.

“Semua harus menegakkan disiplin protokol kesehatan. Jangan lalai, jangan ceroboh dan jangan menyepelekan aturan yang telah ditetapkan. Karena semua yang telah ditetapkan oleh pemerintah tentunya untuk kebaikan bersama,” kata Brigjen TNI Achmad Fauzi. (pojokbogor)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler