Artikel 'Konspirasi Kejahatan Besar' Era SBY Menghilang?

Jumat, 14 September 2018 – 11:14 WIB
Artikel kejahatan besar di balik kasus Bank Centruy menghilang. JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemberitaan Asia Sentinel yang menyajikan artikel mengenai hasil investigasi tentang konspirasi di balik kasus Bank Century menyita perhatian publik. 

Konspirasi kasus Bank Century yang akhirnya berubah jadi Bank Mutiara dan dikuasai oleh J Trust disebutkan pula ada nama Susilo Bambang Yudhoyono.

BACA JUGA: MAKI Gugat KPK Terkait Kasus Bank Century dan BLBI

Artikel tersebut sempat menjadi kutipan beberapa media nasional. Pun menjadi perbincangan sejumlah elite politik.

Lihat: Media Asing Beber 'Konspirasi Kejahatan Besar' Era SBY

BACA JUGA: Skandal Bank Century, PDIP Desak Pemerintah Usut Tuntas

Tapi, saat ini artikel tersebut telah hilang atau dihapus dari media Asia Sentinel.

BACA JUGA: Media Asing Ungkit Century, Syarief Hasan: Pasti Sampah!

Jumat (14/9) di laman berita tersebut tertulis page not found 404.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Asia Sentinel mengungkap adanya konspirasi mencuri uang negara hingga 12 miliar dolar AS dan ditemukan pencucian uang melalui perbankan internasional.

Laporan investigasi John ini berdasarkan gugatan Weston Capital International ke Mahkamah Agung Mauritius setebal 488 halaman pekan lalu. Gugatan ini mengungkap 30 pejabat Indonesia yang terlibat skema pencurian uang dan melakukan pencucian uang di bank-bank mancanegara.

Selain itu, laporan investigasi ini juga merujuk pada analisis forensik atas berbagai bukti yang dikumpulkan oleh satuan tugas khusus investigator dan pengacara dari sejumlah negara, antara lain Indonesia, Inggris, Thailand, Singapura, dan Jepang.

Laporan tersebut dilengkapi 80 halaman keterangan di bawah sumpah yang menyeret keterlibatan lembaga keuangan internasional, termasuk Nomura, Standard Chartered Bank, United Overseas Bank (UOB) Singapura, dan lainnya. (jpnn/rmol/jto)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Heboh Berita Konspirasi Era SBY, Bang Ara Bilang Begini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler