Asian Games: Makan Mi, Atlet Sofbol dan Bisbol Potong Gaji

Senin, 05 Maret 2018 – 01:29 WIB
Andika Monoarfa. Foto: Perbasasi

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) Andika Monoarfa memberi gaji besar kepada para atlet sofbol dan bisbol proyeksi Asian Games 2018.

Dia mengambil kebijakan nilai gaji atlet pelatnas tidak menggunakan ketentuan standar biaya masuk lainnya (SBML), tapi berpatokan pada peraturan menteri keuangan (PMK).

BACA JUGA: Bus Listrik Produksi PT MAB Digunakan pada Asian Games 2018

"Kalau menggunakan SBML gaji atlet hanya Rp 4 juta per bulan. Jadi, saya menggunakan peraturan PMK dengan nilai gaji Rp 8 juta per bulan," kata Andika, Sabtu (3/3).

Dia menambahkan, dengan nilai gaji itu, para atlet harus mengikuti aturan yang diberlakukan di pelatnas Asian Games.

BACA JUGA: Asian Games: Ini Alasan Timnas Rugbi Latihan di Parangtritis

Misalnya, atlet tidak boleh makan sembarangan dan harus mengonsumsi makanan yang disediakan sesuai rekomendasi ahli nutrisi.  

"Asupan nutrisi itu sangat penting dalam menopang prestasi. Kalau sampai ada atlet yang ketahuan mengonsumsi mi instan maka gajinya akan dipotong sebulan. Semua itu dilakukan demi kebaikan atlet yang latihannya cukup keras," ujar Andika. 

BACA JUGA: Eko Yuli Tetap Berpeluang Tampil pada Asian Games 2018

Andika mengibaratkan kebijakan di Perbasasi tidak ubahnya di sebuah perusahaan.

"Jika karyawan diberi gaji dan fasilitas yang cukup memadai, pasti pekerjaan yang terbaik akan dihasilkan. Begitu juga dengan atlet jika diberikan gaji dan fasilitas yang bagus maka hasil yang diperoleh akan maksimal,” kata Andika. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jersey Anyar, Perbasasi Usung Semangat Baru pada Asian Games


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler