ASTAGA! Si Bujang Lapuk Sendirian Di Gubuk, Ternyata...

Senin, 18 Juli 2016 – 09:33 WIB
ILUSTRASI. FOTO: Pixabay.com

jpnn.com - MINAHASA – Warga desa Lowian, Kecamatan Langowan Barat, mendadak gempar, Sabtu (16/7) pagi, sekira pukul 07.30 wita, setelah ditemukan mayat lelaki di sebuah gubuk. Teridentifiksi identitas mayat tersebut adalah Jerry Emor (42), warga desa Walewangko, Jaga II, kecamatan Langowan Barat, Minahasa, Sulawesi Utara.

Jasad Jerry pertama kali ditemukan oleh Denny Sepang (58), dan Marcel Manaroinsong (24) warga desa kopiwangker, jaga I, kecamatan Langowan Barat.

BACA JUGA: Ingin Menyusul Mama, Anak Terjepit Eskalator

Berdasarkan informasi dirangkum Posko Manado (JPNN Group), saat itu kedua saksi bermaksud ke kebun untuk memasang patok tanaman buncis. Tanpa sengaja keduanya melihat korban dalam keadaan tertidur di dalam gubuk milik keluarga Sepang-Mumek.

Setelah didekati, keduanya terkejut melihat dari mulut korban mengeluarkan busa, dan wajah mulai membengkak.

BACA JUGA: Gugatan Pilkada Mamberamo Raya Dinilai Mengada-ada

Saat itu juga keduanya langsung menuju ke desa, dan melaporkan apa yang mereka lihat.

Kapolsek Langowan AKP S.R. Pandelaki, bersama Kepala Puskesmas Tumaratas Tini Oroh langsung menuju TKP dan melakukan pemeriksaan Medis.

BACA JUGA: Jumlah Kasus AIDS Ibu Rumah Tangga Dua Kali Lipat PSK

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan menurut dokter kematian disebabkan oleh over dosis miras sehingga mulut berbusa yang menyebabkan Kematian,” jelas Kapolsek.

Usai melakukan olah TKP, pihak kepolisian memeriksa sejumlah saksi. Sedangkan korban dibawa keluarganya ke rumah duka untuk disemayamkan.  

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi. Karena itu, kami buatkan surat penolakan,” ujar Kapolsek.

Menurut keterangan saksi, termasuk keluarganya, korban mengalami kecanduan minuman keras. “sudah lama kebisaan korban selalu minum miras setiap hari” ujar mereka.

Sementara itu, menurut warga lainnya, korban hidup sendiri, dan belum pernah menikah. Diduga, malam sebelum ditemukan tewas, korban berkunjung ke desa Kopiwangker, dan meneguk miras di sana.

“Korban sering berkunjung ke rumah kerabatnya. Dan jalan itu sering ia gunakan sebagai jalan pintas. Saat di tengah jalan, mungkin saja ia merasa pusing dan singgah untuk beristirahat digubuk,” tutup keluarga korban.(JPG/mp/fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tragis...Hitungan Hari Melahirkan, Ibu Muda Jadi Korban Tabrak Lari


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler