Atur Siasat Jebak Maling, Eh...Malah Begini jadinya

Kamis, 09 Juli 2015 – 06:00 WIB

jpnn.com - LUWUK - Nasib apes dialami seorang warga yang bermukim di wilayah Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Banggai.

Ceritanya, Selasa (7/7) lalu sekira pukul 05.00 Wita, pria ini baru saja kehilangan 3 karung cokelat yang baru saja selesai dijemurnya.

BACA JUGA: Payah! Brigadir AN Antar Sabu ke Tahanan

Berniat menjebak pelaku, eh dirinya malah kembali harus kehilangan satu setengah karung cokelat. Menyerah atas kemampuan si pencuri membaca situasi rumah, dia lapor polisi.

Informasi yang berhasil dihimpun Luwuk Post (Grup JPNN) menyebutkan, hujan yang terus melanda tempatnya berkebun membuat Ungke (bukan nama sebenarnya) memilih hasil panennya diboyong ke Kota Luwuk.

BACA JUGA: Tahanan Lapas Anak Kabur Dijemput Temannya

Alasannya, di Kota Luwuk intensitas hujan lebih rendah ketimbang di kebun. Alhasil, sejumlah hasil panen diangkut ke Kelurahan Tombang Permai. Setelah dibersihkan, dia mulai menjemur hasil panen cokelatnya. Semula biasa saja, namun saat hasil panennya itu mulai kering dan telah dikarungkan, Selasa pagi sekira pukul 05.00 Wita, tiba-tiba saja jumlah cokelatnya berkurang.

Setelah memastikan dirinya baru saja kecurian tiga karung cokelat kering, Ungke kemudian bertekad menjebak pelaku pencurian.

BACA JUGA: Ratusan Juta untuk Gaji ke-13 Disikat Maling

“Saya malam itu tidur jam empat lewat, ternyata saat saya tidur itu mereka ambil tiga karung,” imbuhnya sesaat sebelum melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banggai.

Kesal atas ulah si pencuri, Ungke kemudian mengutarakan niatnya menjebak pelaku pencurian ke salah satu sahabatnya. Ia kemudian mengatur siasat bersama temannya itu.

“Saya bilang nanti malam jam delapan kita jebak pencurinya, siapa tahu dia datang lagi,” cerita Ungke Selasa malam lalu. Sayang, keinginannya belum terlaksana. Pencuri kembali membobol rumahnya.

Parahnya, letak sejumlah cokelat dalam karung yang tak berada jauh dari orang tuanya itu kembali diambil si pencuri. Setidaknya, ada satu karung setengah cokelat kembali diembat si maling. Ungke, yang belum melaksanakan aksi penjebakannya terpaksa menyerah dan langsung melapor ke polisi.

“Sebelum kejadian yang kedua, saya dengan teman sempat keluar sekitar jam enam. Pulang ke rumah sudah jam stengah tujuh. Eh, orang tua saya bilang ada pencuri masuk dia sudah ambil lagi cokelat. Aduh, terpaksa saya langsung melapor,” jelasnya. (van)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Divonis 8 Tahun, Pemerkosa Siswi SMP Menangis


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler