Awas, Banyak KPK Gadungan!

Jumat, 15 Agustus 2008 – 17:44 WIB

JAKARTA - Para pejabat di Medan, Riau, dan Kalimantan Timur (kaltim) menjadi sasaran pemerasan sejumlah orang yang mengaku sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengaku pihaknya sering menerima laporan mengenai beroperasinya petugas KPK gadungan di tiga daerah itu

BACA JUGA: FPAN Tuding BPS Sajikan Data ABS

Sasarannya adalah para bupati/wakil bupati, walikota/wakil walikota, termasuk para kepala dinas
Para pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga menjadi obyek pemerasan petugas KPK gadungan.

jpnn.com -  "Sebagian besar mengaku petugas KPK atau orang yang mengaku-ngaku bisa mengurus kasus yang ditangani KPK

BACA JUGA: Enam Saksi Beratkan Muchi

Ini sering terjadi di Medan
Daerah lainnya yang menjadi sasaran adalah Kalimantan dan Riau," ungkap Johan Budi di gedung KPK, Jumat (15/8).

 Para petugas KPK gadungan itu gerakannya tergolong nekat

BACA JUGA: 61 Ribu Napi Dapat Remisi

Mereka, kata Johan,tak segan-segan menemui kepala daerah"Lantas mereka katakan, anda punya kasus di KPK, kita bisa urusUjung-ujungnya minta uang," ujar JohanSelain memeras, ada juga dengan motif lain yakni menjual buku yang dikatakan terbitan KPK.

 Johan menyebutkan, sejak KPK berdiri hingga sekarang, setidaknya ada 100 kasus laporan mengenai aksi petugas KPK gadunganMantan wartawan itu berharap, masyarakat atau korban pemerasan harus cepat melapor ke KPK bila menemui orang yang mengaku petugas KPK tapi minta uang.

 Dikatakan Johan, dalam menjalankan tugasnya, setiap petugas KPK membawa surat tugas, yang di dalamnya tercantum nama dan status kepegawaiannya di KPK"Misal sebagai penyidik, maka identitasnya itu juga ada di surat tugas," terang Johan(sam)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Defisit APBN 2009 Capai Rp99,6 T


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler