Awasi Kasus Dandy Penganiaya David, Sahroni: Jangan Ada Intervensi

Jumat, 24 Februari 2023 – 16:04 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni soal kasus Mario Dandy penganiaya David. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ikut mengawal proses hukum kasus penganiayaan oleh Mario Dandy Satriyo alias MDS (20) terhadap David (17) yang ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

Dandy adalah anak Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jaksel II Rafael Alun Trisambodo yang baru dicopot dari jabatan akibat kelakuan put?r?anya itu.

BACA JUGA: Reaksi Mahfud MD soal Dandy Anak Pejabat Ditjen Pajak Terlibat Penganiayaan

Sementara David yang dianiaya hingga koma oleh Dandy anak pejabat Ditjen Pajak itu adalah putra pengurus PP GP Ansor.

MDS bersama temannya, S sudah ditetapkan jadi tersangka oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan atau Polres Jaksel.

BACA JUGA: Harta Kekayaan Ayah Mario Dandy Bikin KPK Curiga, Rafael Alun Siap-Siap Saja

Sahroni bakal mengawal kasus tersebut di kepolisian guna memastikan proses hukumnya berjalan adil tanpa intervensi.

“Saya minta Pak Kapolda Metro Jaya memberi dukungan penuh terhadap proses hukum yang dilakukan oleh Kapolres Jaksel, agar pengusutan kasus ini dapat dipastikan adil, lurus, dan bebas intervensi," ucap Sahroni, Jumat (24/2).

BACA JUGA: Sri Mulyani Copot Pejabat Pajak Rafael, Ayah Mario Dandy yang Aniaya David

Politikus Partai Nasdem itu mengatakan kejadian seperti yang dilakukan Dandy sudah sangat meresahkan karena pelaku bertindak arogan bergaya preman.

"Seenaknya melakukan kekerasan, terlebih korban masih di usia remaja. Jadi, saya pasti akan kawal kasus ini," lanjut Sahroni.

Pria asal Tanjung Priok, Jakarta Utara itu juga berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi para pejabat negara untuk lebih mengawasi keluarga, khususnya anak-anak mereka.

Sahroni menilai pejabat negara dan keluarganya harus merepresentasikan kebaikan moral agar menjadi contoh bagi masyarakat.

"Jangan sampai anggota keluarga menggunakan nama besar kalian untuk berbuat semena-mena di luar sana. Ingat, pejabat negara memiliki tanggung jawab moral yang sangat besar," kata Sahroni.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Buntut Menggebuki Anak Pengurus GP Ansor, Dandy Didepak dari Kampus 


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler