Ayo Coba, Inovasi Baru Makanan Cepat Saji di Bakaro

Jumat, 06 April 2018 – 22:01 WIB
Bakaro dengan menu andalan daging sapi dan ayam bakar. Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Bakaro hadir meramaikan cita rasa kuliner tanah air dengan menu andalannya berupa daging sapi dan ayam.

Cita rasa khas yang disajikan Bakaro adalah daging yang dibakar di mana rasa dan aroma tercipta benar-benar menggugah selera para penikmat kuliner di negeri ini.

BACA JUGA: Bisnis Kuliner Tumbuh Double Digit

Yang membuat Bakaro berbeda dengan tempat makan lain adalah daging sapi dan ayamnya dibakar oleh sang koki secara manual menggunakan pelontar api atau disebut juga Flame Thrower.

Menurut Felix Surjadi pemilik resto Bakaro, saus Bakaro menjadi bumbu rahasia yang memberikan kelezatan pada setiap porsi yang disajikan. “Sapi atau ayam dibakar di atas teppanyaki, ditambah nasi hangat dan sambal, lalu diguyur saus kecap membikin aroma yang menggugah selera, meskipun hanya sekedar dibayangkan,” ujar Felix, Jumat (6/4).

BACA JUGA: Aroma Kuliner Lokal dalam Diskusi Kebangsaan Hasto-Yenny

Felix mengungkapkan, Bakaro sendiri menghadirkan rasa baru yang bisa dinikmati semua kalangan, dengan dua menu andalan yaitu menu ayam dan sapi bakar.

“Andalan Bakaro adalah daging sapi bakar, dimasak dengan cita rasa lembut, manis, asin, dan gurih.” ungkap Felix.

BACA JUGA: Bondan Winarno Sering Bilang Ingin Dikremasi

Untuk menambah rasa, Bakaro dilengkapi level pedas sampai dengan 5 tingkat yang khusus disajikan bagi para pecinta masakan pedas di Indonesia.

Daging ayam bakar Bakaro juga menjadi pilihan yang tidak kalah enak bagi yang tidak terlalu suka daging sapi. Kenikmatan daging ayam pedas dengan dibakar gaya “Flame Thrower” Bakaro akan membangkitkan selera makan para penikmat kuliner di tanah air.

Felix menambahkan kata Bakaro terdiri "Bakar" dan "O", kata bakar menjelaskan menu andalan Bakaro yang penyajiannya adalah dibakar. Sedangkan "O" adalah melambangkan semua kalangan, artinya masakan Bakaro disajikan dengan dibakar dan ditujukan bagi semua orang.

Yang menjadi pembeda antara Bakaro dengan resto cepat saji lain adalah cara memasaknya. Menu bakaro mengalami 2 tahapan dalam proses memasak, pertama ayam dan sapi dibumbui dan diolah terlebih dahulu sampai matang, baru setelah itu masuk ke tahap dua di mana menu ayam dan sapi dibakar dari atas menggunakan pelontar api atau Flame Thrower.

“Ini yang membikin beda, atraksi dari koki yang menggunakan Flame Thrower dan rasa yang dihasilkan membuat banyak pelanggan selalu kembali.” ujar Felix.

Felix juga menjelaskan bahwa sejak Bakaro dibuka dari 12 Maret 2018, penjualan Bakaro selalu sold out. “Senang rasanya inovasi dan cita rasa kuliner Bakaro cepat diterima masyarakat.” jelas Felix lagi.

Disinggung soal menu yang cuma dua, menurut Felix hal ini dilakukan untuk memercepat penyajian makanan ke customer. Untuk outlet pertama Bakaro dibuka di depan Kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayattulah di Ciputat. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Chika Jessica Senang Berburu Kuliner Bareng Ibunya


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kuliner   Bakaro  

Terpopuler